3 Berita Terkini MotoGP: Jack Miller, Aleix Espargaro, dan Fabio Quartararo – Sport Tempo.co

Nasib Terbaru Istri Doni Salmanan, Suami di Bui, Gaya Hidup Dinan Fajrina Beda Kini Bungkam Haters – TribunJatim.com
Juni 9, 2022
Kominfo: Penggunaan Teknologi Perlu Diimbangi Literasi Digital – Liputan6.com
Juni 9, 2022
Show all

3 Berita Terkini MotoGP: Jack Miller, Aleix Espargaro, dan Fabio Quartararo – Sport Tempo.co

atau cari berdasarkan hari
Jack Miller di Sirkuit Mandalika. ANTARA/Andika Wahyu
TEMPO.CO, Jakarta – Jack Miller mengaku tidak keberatan jika harus kehilangan posisi di tim pabrikan dan turun ke tim satelit Ducati pada MotoGP 2023. Kontraknya bersama Ducati Lonovo akan habis pada akhir musim ini.
Nasib Jack Miller berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang telah menandatangani kontrak baru hingga 2024. Itu membuat satu slot pembalap kosong. Keberadaan pembalap Gresini Racing Enea Bastianini dan Pramac Racing Jorge martin membuat posisi Miller rentan tergeser.
Bastianini dilirik berkat performa apiknya kala memenangi dua dari empat balapan pertama MotoGP 2022 di GP Qatar dan GP Amerika dengan motor Ducati Desmosedici GP21. Sedangkan Martin tampil tak kalah menawan dengan dua kali merebut pole position, meski penampilannya saat balapan masih belum teruji.
Menanggapi nasib yang masih belum jelas, Miller berfokus untuk mengarungi musim 2022. “Saya tidak tahu. Saya di sini untuk membalap dan melakukan yang terbaik,” kata dia soal masa depan di Ducati usai GP Amerika pekan lalu.
“Jika saya mendapat kontrak di Ducati untuk tahun depan, maka saya akan sangat bahagia. Saya menyukai tim tempat saya bekerja saat ini. Namun, seperti yang saya bilang, bahwa fokus saya sekarang adalah musim ini dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin,” pembalap asal Australia itu.
Pada kesempatan itu, Miller pun mengaku siap menerima apabila turun ke tim satelit Ducati. Bagi dia, tim pabrikan maupun satelit Ducati memiliki kekuatan yang setara dan bisa menjadi jalan mewujudkan impiannya di kelas MotoGP. “Saya tidak peduli. Motor (Ducati) semuanya bagus dan fantastis,” kata dia.
“Saya tidak masalah turun ke tim satelit selama saya masih bisa membalap di kelas MotoGP dan tetap bisa mengejar impian saya. Yang terpenting bagi saya adalah mendapat peluang untuk bertarung merebut podium dan bisa di sini bersama dengan penggemar dan semuanya,” ujar dia.
Aleix Espargaro ingin bertahan di Aprilia
Aleix Espargaro mengaku masih betah membalap untuk Aprilia hingga beberapa tahun ke depan. Jalinan kerja sama Aleix Espargaro dengan Aprilia di kelas utama MotoGP sudah berlangsung sejak musim 2017.
Setelah enam tahun bersama di MotoGP, pembalap Spanyol tersebut mengaku masih ingin membela Aprilia setidaknya hingga dua tahun ke depan. “Kami berada di situasi yang bagus karena kami cukup kuat dan cepat. Saya ingin bertahan,” kata Espargaro.

 
 
Dapatkan ringkasan berita eksklusif dan mendalam sesuai dengan topik pilihan Anda dengan membaca newsletter pilihan Tempo
Pilih Topik
Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rencana menaikkan harga tiket masuk Candi Borobudur. Alasannya, berhubungan dengan rasa kepemilikan.
Tempo Media Group © 2017

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.