5 Isu Panas di MotoGP Mandalika 2022 – CNN Indonesia

Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia – Kompas.com – Kompas.com
Juni 9, 2022
Memanfaatkan Kekuatan Teknologi untuk Masa Depan Lebih Baik
Juni 9, 2022
Show all

5 Isu Panas di MotoGP Mandalika 2022 – CNN Indonesia

Seri kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 18-20 Maret. Berikut lima isu panas jelang MotoGP Mandalika.
Setelah seri pembuka MotoGP 2022 dibuka di Sirkuit Losail, Qatar dengan sejumlah kejutan, gebrakan lainnya diyakini akan tersaji di Sirkuit Mandalika. Balapan seri kedua ini cukup dinanti karena ini merupakan sirkuit baru.
Lintasan balap bernama lengkap Pertamina Mandalika International Street Circuit ini adalah satu dari dua sirkuit baru yang digunakan dalam MotoGP 2022. Satu sirkuit baru lainnya adalah Kymi Ring, Litti, Finlandia.
Bedanya, Sirkuit Mandalika telah digunakan untuk tes pramusim pada Februari lalu. Ketika itu mayoritas pembalap MotoGP melakukan tes lintasan. Hasilnya trek Sirkuit Mandalika terpaksa diaspal ulang karena dianggap tak sesuai standar.
Berikut ini adalah lima isu panas menjelang seri kedua MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, yang disadur dari tayangan resmi MotoGP di Youtube yang tayang pada Senin (14/3) sore.
1. Aspal Baru Tantangan Baru
Pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika dipastikan menghadirkan tantangan baru. Ini karena kondisi lintasan sudah pasti berbeda dibanding dengan kondisi saat tes pramusim.
Meski tidak semua trek diaspal ulang, kondisinya sudah berbeda. Pasalnya aspal baru ini tidak pernah digunakan balapan. Ini berbeda dengan tes pramusim, di mana lintasan digunakan Asian Talent Cup dan World Superbike (WSBK) pada 2021.
Pol Espargaro yang menjadi pembalap tercepat, tidak jaminan akan tampil tercepat pada balapan. Apalagi pabrikan lainnya telah melakukan evaluasi dan adaptasi yang mengacu hasil tes pramusim di Sepang dan Mandalika.
2. Mampukah Bastianini Konsisten
Kejutan Enea Bastianini dari Gresini Racing yang meraih podium pertama di Sirkuit Losail akan diuji. Konsistensi pembalap asal Italia ini dalam balapan yang berlangsung 27 lap ini akan dites pembalap lainnya.

Pasalnya Bastianini menjuarai GP Qatar karena Pol Espargaro yang menguasai balapan sejak awal tercecer di lima lap terakhir. Adapun Brand Binder yang tenang di posisi ketiga mengambil keuntungan dengan finis sebagai runner up.
Mengacu tes pramusim, pencapaian Bastianini di Sirkuit Mandalika tak istimewa. Pembalap 24 tahun ini berada di posisi ke-19 dengan selisih 0.950 detik dari pembalap tercepat Pol Espargaro.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.