7 Pemain Skuad Piala AFF 2020 yang tak Pernah Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia Lagi – Bola.net

Ini Gaji Karyawan Perusahaan Teknologi, Ada yang Capai Rp 2 M – CNBC Indonesia
Juni 11, 2022
4 Keuntungan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Nomor 1 Terkait Shin Tae-yong – Bola Okezone
Juni 11, 2022
Show all

7 Pemain Skuad Piala AFF 2020 yang tak Pernah Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia Lagi – Bola.net

Bola.net – Piala AFF 2020 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Walau gagal mewujudkan mimpi meraih gelar juara, pelatih asal Korea Selatan dianggap memberikan angin segar untuk sepak bola Indonesia.
Pada Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memanggil 30 pemain. Dari daftar itu, beberapa pemain kemudian bersinar menjadi pilar kunci Timnas Indonesia sampai sekarang. Bahkan, ada yang bergabung dengan klub luar negeri.
Pratama Arhan mengukir prestasi besar di Piala AFF 2020. Dia menjadi Pemain Muda Terbaik. Sementara, Fachruddin Aryanto, Asnawi Mangkualam, Ricky Kambuaya, dan Witan Sulaeman menjadi pilar yang tidak tergantikan di Timnas Indonesia.
Setelah Piala AFF 2020, Shin Tae-yong beberapa kali membentuk skuad Timnas Indonesia. Ada dua agenda uji coba lawan Timor Leste pada Januari 2022. Lalu, Shin Tae-yong baru saja memanggil 29 pemain untuk laga melawan Bangladesh.
Menariknya, ada tujuh skuad Piala AFF 2020 yang tidak pernah dilirik Shin Tae-yong lagi. Termasuk untuk tampil di SEA Games 2021 lalu. Siapa saja mereka? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Igbonefo menjadi pemain senior yang tampil sangat konsisten. Pemain 36 tahun itu adalah pilihan utama Robert Albert di Persib Bandung. Jadi, bukan hal aneh jika Shin Tae-yong membawa Igbonefo ke Piala AFF 2020.
Hanya saja, performa Igbonefo tidak cukup mengesankan di Piala AFF 2020. Dia hanya sekali dimainkan sebagai pengganti saat Ryuji Utomo mengalami cedera. Setelah itu, tidak ada caps lagi untuk Igbonefo pada era Shin Tae-yong.
Igbonefo sendiri terus jadi pilihan utama di Persib. Duetnya bersama Nick Kuipers adalah kunci dari performa apik Maung Bandung musim 2021/2022 lalu.

Ryuji tampil bagus untuk Penang FC dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Faktor itu kemudian membuat Shin Tae-yong memanggil pemain 26 tahun untuk membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020.
Ryuji dipercaya bermain sejak menit awal pada laga melawan Kamboja di fase grup. Tapi, dia mengalami cedera dan harus digantikan pemain lain pada babak kedua. Setelah itu, Ryuji tak pernah bermain lagi di Piala AFF 2020.
Cedera yang dialami Ryuji di Piala AFF 2020 kabarnya berdampak saat dia balik ke Persija. Ryuji melewatkan banyak laga pada paruh kedua BRI Liga 1 2021/2022 dan hanya tampil pada tiga laga Persija.

Marckho pertama kali dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia untuk laga uji coba melawan Afghanistan. Dia masuk lapangan pada menit ke-70 untuk menggantikan peran Elkan Baggott. Setelah itu, Marckho dibawa ke Piala AFF 2020.
Marckho bisa memainkan banyak peran di lini belakang, tapi posisi utamanya adalah bek kanan. Di Piala AFF 2020, pemain 27 tahun kalah bersaing dengan Asnawi Mangkualam. Marckho sama sekali tidak dimainkan.
Marckho bermain untuk Borneo FC pada BRI Liga 1 2021/2022. Tapi, untuk musim depan, eks pemain Sriwijaya FC itu akan membela panji PSS Sleman.

Kadek Agung sempat jadi andalan Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia tampil bagus dan mencetak gol ke gawang Thailand. Jadi, walau minim menit bermain di Bali United, dia tetap masuk skuad Piala AFF 2020.
Sayangnya, Kadek Agung kalah bersaing di Piala AFF 2020. Dia hanya dua kali bermain dan semuanya sebagai pemain pengganti. Kadek Agung kini tidak pernah lagi mendapat panggilan untuk membela Timnas Indonesia.
Pada Maret 2022 lalu, Kadek Agung harus menerima nasib buruk. Pemain 23 tahun itu mengalami cedera lutut dan harus absen selama sembilan bulan.

Seperti Marckho Sandi, Ahmad Agung juga menjadi ‘figuran’ di Piala AFF 2020 lalu. Pemain yang kini membela Persik Kediri tersebut sama sekali tidak pernah dimainkan, bahkan untuk jadi pengganti.
Setelah Piala AFF 2020, Ahmad Agung tidak pernah dipanggil Shin Tae-yong lagi usai Piala AFF 2020.
Pada level klub, Ahmad Agung kesulitan bersaing di Bali United pada musim 2021/2022. Dia kemudian pindah ke Persik Kediri pada paruh musim. Eks pemain PSM Makassar itu tetap saja sulit mendapatkan menit bermain secara reguler.

Yudo, bersama Dedik Setiawan, sempat jadi andalan Shin Tae-yong untuk mengisi lini depan Timnas Indonesia. Namun, setelah Piala AFF 2020, sang pelatih tidak pernah memanggil bomber berusia 28 tahun.
Yudo gagal mencetak gol pada tiga laga yang dimainkan di Piala AFF 2020. Pada level klub, permainan Yudo bersama Arema FC di musim 2021/2022 juga tidak bisa dibilang istimewa. Yudo kesulitan mencetak gol.
Yudo kini dalam situasi sulit. Mantan pemain PSS Sleman itu mengalami cedera lutut parah dan harus absen untuk waktu yang lama.

Ezra Walian sempat memberi harapan akan hadirnya sosok ‘Nomor 9’ tajam di lini depan Timnas Indonesia. Dia jadi andalan pada era Luis Milla dan beberapa kali mendapat kesempatan pada era Shin Tae-yong.
Di Piala AFF 2020, Ezra Walian mampu mencetak dua gol dari enam laga yang dimainkan. Namun, pada semifinal, keputusan unik diambil Shin Tae-yong saat memainkan lalu mengganti Ezra Walian.
Setelah final Piala AFF 2020, Shin Tae-yong tidak pernah memanggil Ezra Walian lagi. Pada level klub, pemain 24 tahun hanya mencetak satu gol dari 20 laga BRI Liga 1 bersama Persib.

Yabes Roni sejatinya masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk laga kontra Timor Leste. Namun, pemain 27 tahun itu sama sekali tidak bermain. Dia hanya duduk manis di bangku cadangan. Jadi, dia bisa masuk daftar pemain ke-8.
Setelah itu, Shin Tae-yong tak lagi memakai jasa Yabes Roni. Sejatinya, pemanggilan Yabes Roni ke Piala AFF 2020 cukup unik. Sebab, dia bukan pemain utama di Bali United dan sangat jarang bermain penuh.
Di Piala AFF 2020, Yabes Roni tiga kali bermain dan semuanya sebagai pemain pengganti. Yabes Roni hanya mengumpulkan 11 menit dari tiga laga tersebut.

Jordi Amat Respons Kabar Gabung Johor Darul Ta’zim, Mau Tuntaskan Naturalisasi dan Bermain untuk Tim
Tiba di Jakarta untuk Gabung Timnas Indonesia, Elkan Baggott Ungkap Sempat Derita Cedera Kepala, Duh
Terakhir Main 2019, Andritany Ardhiyasa Masih Punya Ambisi Kembali ke Timnas Indonesia
7 Debutan yang Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia: Dimas Drajad Bisa Jadi Andalan?
Timnas Indonesia Batal Latihan di Stadion Madya karena Perkara Salah Booking, Shin Tae-yong: Janganl
Termasuk Christensen, Chelsea Resmi Lepas Empat Pemain Sekaligus
Hasil FP2 Formula 1 Azerbaijan: Giliran Charles Leclerc yang Ungguli Sergio Perez
Hasil Indonesia Masters 2022: Fajar / Rian Ikut Tembus Semifinal Usai Sikat Wakil Chinese Taipei
Mantap! Frenkie De Jong Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manchester United
Legenda Timnas Inggris Ini Yakin Mane Segera Cabut Dari Liverpool dan Pindah ke Bayern
Persis Solo vs PSS Sleman, Seto Nurdiantoro Bicara Persiapan dan Tanggapi Keputusan BCS
Timnas Indonesia Bisa Kok Imbangi Yordania, Ini Kuncinya!
Kualifikasi Piala Asia 2023: Yordania Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia
Konsistensi, Salah Satu Kunci Timnas Indonesia untuk Lolos ke Piala Asia 2023
Pilihan Paling Pas untuk Skema Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Marc Klok dan Ricky Kambuaya
Timnas Indonesia Bungkam Kuwait, Strategi Shin Tae-yong Memang Top!
Indosiar dan Vidio Bakal Siarkan Piala AFF U-16, Piala AFF U-19, dan Piala AFF U-18 Wanita
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023
5 Klub Premier League dengan Koleksi Kartu Merah T…

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.