9 Momen yang Mungkin Anda Lewatkan di Laga Kuwait vs Timnas Indonesia: STY Emosi, Nutmeg Arhan – Bola.net

Aplikasi Perpesanan: Cuan Tebal Pelanggan Loyal – Teknologi – Berita Terbaru Harga dan Spesifikasi Handphone, Info Fitur Smartphone, Komputer dan Laptop
Juni 18, 2022
Terungkap, Ini Biang Kerok Kenaikan COVID-19 RI Hingga Tembus Seribu – detikHealth
Juni 18, 2022
Show all

9 Momen yang Mungkin Anda Lewatkan di Laga Kuwait vs Timnas Indonesia: STY Emosi, Nutmeg Arhan – Bola.net

Bola.net – Timnas Indonesia menjalani laga perdananya di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Kuwait, Rabu (08/06/2022) malam WIB.
Duel Kuwait melawan Timnas Indonesia ini digelar di Stadion Jaber Al-Ahmad International, Kuwait. Pertandingan dimulai dengan buruk oleh pasukan Shin Tae-yong.
Permainan mereka buruk. Pemain sering salah oper dan kehilangan bola dengan mudah. Permainan mereka akhirnya bisa membaik seiring waktu.
Namun Kuwait bisa mencetak gol lebih dahulu pada menit ke-40 melalui Yousef Alsulaiman. Untungnya Timnas Indonesia bisa cepat membalas melalui eksekusi penalti Marc Klok pada menit ke-44.
Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-46, Timnas Indonesia membuat kejutan. Mereka mencetak gol kedua melalui tendangan Rachmat Irianto. Skor 1-2 ini kemudian bertahan sampai akhir laga.
Ada banyak momen kecil nan menarik yang tersaji di sepanjang laga ini. Sebagian mungkin lolos dari pengamatan Anda Bolaneters. Apa saja momen tersebut? Simak saja di bawah ini ya.
Dalam 10 menit pertama, Indonesia bermain buruk. Tiap serangan mereka selalu gagal.
Salah satu alasannya adalah Merah Putih kerap kehilangan bola dengan mudah. Entah karena salah oper atau karena kontrol yang buruk dan membuat lawan bisa merebut bola dengan mudah.
Salah satunya ditunjukkan Rachmat Irianto, yang di laga ini dimainkan sebagai bek sayap kanan. Sekitar menit ke-10, usai mendapat umpan dari Fachruddin, Rian dengan cepat kehilangan bola karena direbut musuh.
Ia kemudian emosi. Rian sempat terlihat berteriak dan menegur rekannya agar mendekat untuk memberikannya opsi mengumpan.
Menit ke-38 Indonesia melancarkan serangan balik. Dari sisi kiri, bola diberikan Pratama Arhan pada Stefano Lilipaly yang ada di ujung kotak penalti.
Ia dikawal dua pemain, tapi masih bisa meloloskan diri. Fano kemudian memberikan umpan pendek kepada Marc Klok.
Ia melaju masuk dari second line. Klok langsung melepas tendangan keras dari luar kotak penalti.
Sayangnya peluang ini tak berbuah gol. Bola sepakannya melebar ke sisi kanan gawang Kuwait. Sayangnya kerjasama keduanya kemudian terbatasi karena di babak kedua Fano ditarik keluar.
Gawang Timnas Indonesia kebobolan pada menit ke-40. Gawang Merah Putih dijebol oleh Yousef Alsulaiman.
Ia menanduk bola umpan silang kapten Bader Al Almotawaa dari sisi kanan. Gol ini terjadi lantaran Ricky Kambuaya terlambat menutup pergerakan sang kapten.
Gol ini pun langsung disambut kekecewaan oleh pelatih Merah Putih, Shin Tae-yong. Ia tak bisa menyembunyikan kekesalannya.
Coach Shin Tae-yong terlihat melipat-lipat sebuah benda yang ada di tangannya. Ia kemudian membantingnya ke tanah.
Menit ke-50, Kuwat sempat mencetak gol penyama kedudukan. Dari lemparan ke dalam, bola diumpan pendek ke area ujung kotak penalti.
Bola kemudian dikirim ke kotak penalti. Salah satu penyerang Kuwait berhasil meloloskan diri.
Dengan sekali sontekan, ia bisa menjebol gawang Nadeo Argawinata. Untungnya hakim garis jeli.
Ia melihat pemain Kuwait berada tipis dalam posisi offside. Keputusan itu sempat diprotes oleh pemain tuan rumah namun tak lama.
Pada menit k-68, Kuwait menyerang dari sisi kanan. Fahed Alansari sukses menembus pertahanan Pratama Arhan.
Pemain nomor 11 itu lantas mengirim umpan silang matang ke tengah kotak penalti. Di sana ada satu pemain Kuwait yang berdiri bebas di tengah kotak penalti.
Untungnya, ia gagal menanduk bola meski sudah dalam pose menyeruduk. Bola kemudian membentur Fachruddin dan akhirnya disapu keluar kotak penalti.
Beberapa menit kemudian, Kuwait mendapat tendangan bebas. Posisinya di halfspace kanan.
Bola dieksekusi dengan kaki kiri ke arah tiang sebelah kanan kotak penalti Indonesia. Saat itu ada dua atau tiga pemain Kuwait yang berlari mendahului barisan pertahanan Merah Putih.
Sempat ada satu pemain yang terjatuh. Pemain Kuwait lantas protes karena merasa dilanggar dan layak mendapat penalti.
Dari tayangan ulang, terlihat bahwa pemain Kuwait memang dilanggar. Bek Merah Putih, Rizky Ridho, terlihat sempat memeluknya beberapa saat sebelum sang lawan terjatuh. Untungnya hal ini luput dari pengamatan wasit.
Menit ke-75, Indonesia menyerang dari sisi kiri. Bola diumpankan oleh Marc Klok dari tengah kepada Pratama Arhan.
Tapi laju Arhan terhalang pemain lawan. Bek Tokyo Verdy ini sempat terdiam beberapa saat.
Ia tak bisa mundur karena ada satu pemain lawan. Maju pun sudah diantisipasi lawan juga.
Arhan kemudian melakukan aksi brilian. Ia menggulirkan bola di antara kedua kaki lawan alias melakukan nutmeg dan akhirnya bisa masuk ke kotak penalti.
Menit ke-84, Indonesia berusaha menyerang balik dari sisi kiri lapangan. Di sana ada Dimas Drajad.
Tapi bola masih bisa dikuasai oleh satu bek lawan. Dimas Drajad melihat masih ada peluang merebut bola tersebut.
Usahanya gagal tapi hal itu membuat tubuhnya menabrak pemain lawan. Sang bek kemudian terlihat mengikuti Dimas Drajad ke tengah lapangan.
Ia kemudian terlihat membenturkan sisi kanan badannya ke Dimas Drajad. Ia juga terlihat mengucapkan sesuatu. Tapi untungnya situasi tak menjadi panas karena keduanya langsung fokus kembali bermain.
Saat babak kedua memasuki injury time, Timnas Indonesia mendapat hadian tendangan bebas di ujung kotak penalti Kuwait. Pasalnya Asnawi Mangkualam dilanggar lawan.
Saat itu atmosfer pertandingan memang sangat tegang. Di saat pemain Timnas Indonesia sedang menunggu akan mengeksekusi free kick, operator televisi memutar replay salah satu peluang yang sebelumnya didapat Kuwait.
Saat itu pemain Kuwait melepas tendangan jarak jauh yang on target. Untungnya Nadeo bisa melakukan blok.
Tayangan replay ini ternyata membuat komentator tamu Indosiar yakni Bung Kusnaeni kaget. Ia mengira Kuwait sudah menyerang balik dan langsung mengancam gawang Indonesia. Menyadari dirinya kegocek, Bung Kus kemudian tertawa lebar.

Kuwait vs Timnas Indonesia, Bung Kus Curi Perhatian Netizen: Kegocek Replay, Bikin Ngakak
Man of the Match Kuwait vs Timnas Indonesia: Rachmat Irianto
Kata Iwan Bule Setelah Timnas Indonesia Bungkam Tuan Rumah Kuwait 2-1
5 Pelajaran Kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait: Fisik Belum Optimal, Hasil Sudah Luar Biasa!
Timnas Indonesia Kalahkan Kuwait, Netizen: Irianto Rasa Valverde, Harusnya Skor Bisa Lebih!
Persebaya vs Persib 1-3, Set Pieces Jadi Mimpi Buruk, Aji Santoso Tetap Puji Pemainnya
Highlights Piala Presiden 2022: Persebaya Surabaya 1-3 Persib Bandung
Hasil Piala Presiden 2022: Persib Bandung Lumat Habis Persebaya Surabaya
Aaron Wan-Bissaka Sedikit Lagi Tinggalkan Manchester United
Klasemen Grup A Piala Presiden 2022: PSIS Semarang di Puncak, Persita Juru Kunci
Here We Go! Bayern Munchen Tuntaskan Transfer Sadio Mane
Di Balik Lolosnya 4 Wakil Asia Tenggara ke Piala Asia 2023, Termasuk Indonesia, Ada Jasa Pelatih Vietnam?
Teken Kontrak Baru, Ini Target Elkan Baggott di Ipswich Town
Selamat! Setelah Antar Timnas Indonesia Piala Asia, Dimas Drajad Dikaruniai Anak Pertama
Lolos ke Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Diguyur Bonus Miliah Rupiah!
Lolos ke Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Sepi Agenda dalam Waktu Dekat: Baru Ada Lagi 3 Bulan Kemudian
Timnas Indonesia Lolos Piala Asia 2023, Iwan Bule Beri Gestur Jari Hati Kepada Shin Tae-yong: Saranghaeyo!
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023
5 Bek Tengah yang Bisa Dibeli Chelsea untuk Gantik…

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *