Ahli Sebut Kasus Covid-19 Naik Usai Lebaran Sudah Sesuai Perkiraan – Kompas.com – Nasional Kompas.com

Usai Olahraga, Hindari 5 Kesalahan Ini – Medcom.Id
Juli 4, 2022
Marquez: Operasi Tak Jamin Saya Kembali Juara MotoGP – CNN Indonesia
Juli 4, 2022
Show all

Ahli Sebut Kasus Covid-19 Naik Usai Lebaran Sudah Sesuai Perkiraan – Kompas.com – Nasional Kompas.com

Ahli Sebut Kasus Covid-19 Naik Usai Lebaran Sudah Sesuai Perkiraan
JAKARTA, KOMPAS.com – Ahli kesehatan masyarakat Hermawan Saputra mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 hingga 500 orang dalam 3 hari sesuai dengan prediksi sebelum masa libur Idul Fitri pada awal Mei lalu.
“Memang ini juga sejalan dengan perkiraan, di mana masa-masa setelah libur lebaran, aktivitas mudik, itu baru kita bisa lihat dampaknya itu 3 minggu setelahnya paling cepat, sampai 1,5 bulan dan bahkan 2 bulan,” kata Hermawan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/6/2022).
“Nah sekarang di masa awal Juni dan di akhir Mei kemarin itu kasus sudah naik, tetapi memang tidak sedrastis periode lebaran sebelumnya dan Nataru (Natal dan Tahun Baru),” lanjut Hermawan.
Baca juga: Kemenkes: 4 Pasien Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Divaksinasi Lengkap
Hermawan yang juga merupakan anggota Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan, sejak awal para ahli sudah mengingatkan kepada pemerintah agar kebijakan-kebijakan terkait pengaturan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19 harus hati-hati dan bertahap.
Selain itu, kata Hermawan, penyakit selain Covid-19 juga bermunculan. Yaitu cacar monyet (monkey pox) hingga hepatitis akut tanpa diketahui etiologinya (hepatitis with unknown aetiology).
“Di dunia itu potensi wabahnya ada, tetapi akan jadi double burden atau multiple burden, bebannya banyak karena memang Covid-19 masih menjadi pandemi di dunia,” ucap Hermawan.
Secara terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 saat ini masih dalam taraf aman dan normal selepas peringatan hari raya.
Baca juga: Percaya Diri dengan Antibodi Tinggi…
Menurut Budi, saat ini, angka positivity rate di tingkat nasional berada di angka 1,15 persen sehingga kondisi kasus masih terjaga.
“Saya sampaikan ke masyarakat tidak usah terlalu khawatir-khawatir amat karena kenaikannya dari 300 ke 500,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai dan mengikuti perkembangan kasus Covid-19 dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Yang penting waspada, jangan berlebihan paniknya, vaksinasi booster dipercepat prokes terutama pakai masker dalam ruangan pakai masker,” ucap Budi.
(Penulis : Haryanti Puspa Sari | Editor : Krisiandi)

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Kunjungi kanal-kanal Sonora.id
Motivasi
Fengshui
Tips Bisnis
Kesehatan
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kompas.com
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.