Akibat Gaya Hidup, Jantung Koroner Bisa Serang Usia Muda – VIVA – VIVA.co.id

Dibekali Teknologi Mutakhir, AMD Luncurkan AMD Ryzen™ 6000 Series Processors – Kedaulatan Rakyat
Juni 16, 2022
Potret Terbaru Baby Rayyanza 'si Cipung' Saat Pose OOTD, Pipi Bulat dan Senyum Gantengnya Bikin Netizen Makin Cinta – Kapanlagi.com – KapanLagi.com
Juni 16, 2022
Show all

Akibat Gaya Hidup, Jantung Koroner Bisa Serang Usia Muda – VIVA – VIVA.co.id

VIVA – Mungkin sebagian ada yang belum tahu, kalau kerusakan organ tubuh tak hanya terjadi ketika sudah menginjak usia tua. Padahal kenyataannya tak selalu begitu. Penyakit yang menyerang organ tubuh bisa terjadi saat masih muda, apalagi dengan menjalani gaya hidup tak sehat.
Jika salah satu organ tubuh sudah tidak lagi berfungsi secara normal, tentu harus segera menghubungi dokter spesialis untuk tindakan lebih lanjut. Salah satu penyakit tersebut adalah jantung koroner. 
Dilansir VIVA dari kanal YouTube VDVC Health, jantung koroner merupakan penyakit dengan persentase kematian tertinggi di Indonesia yakni sekitar 12,9 persen, bersamaan dengan stroke dan hipertensi.
Yuk, kenali penyakit jantung koroner lebih dalam agar kamu bisa waspada sejak dini bersama dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr. Ronaldi, Sp.JP, FIHA, FAPSC.
Jantung koroner adalah suatu gangguan yang mengenai jantung, di mana terjadi penyumbatan atau penyempitan dari pembuluh darah jantung. Kondisi ini disebabkan oleh aterosklerosis dan gangguan lain pada pembuluh darah jantung.

Gejala penyakit jantung koroner dapat ditandai dengan munculnya:

Biasanya pada usia yang lebih lanjut, risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi.
Wanita memiliki gangguan terkena jantung koroner lebih rendah dibandingkan pria. Tetapi pada usia di atas 50 tahun atau memasuki masa menopause, gangguannya hampir sama antara wanita dan pria.
Seperti yang sudah diutarakan sebelumnya, jantung koroner mayoritas menyerang orang-orang yang sudah tua. Namun akhir-akhir ini sering pula jantung koroner diidap oleh orang yang usianya masih muda. Berikut beberapa pemicunya:

Terlalu banyak asupan makanan yang kurang bergizi seperti junk food yang mengandung tinggi kolesterol dan garam. Kolesterol tinggi pada darah dapat menyulut terjadinya hipertensi atau darah tinggi. Adanya hipertensi menjadi awal terjadinya penyakit jantung koroner sebab terjadi penyumbatan di pembuluh darah.
Karena kesibukan sehari-hari sehingga tidak menyempatkan waktu untuk berolahraga. Padahal olahraga mampu menyulitkan insiden beberapa penyakit termasuk jantung koroner.

Jika kamu mengalami beberapa keluhan dan faktor seperti yang sudah disebutkan di atas, langsung segera lakukan pemeriksaan ke dokter, ya. 
Lihat penjelasan selengkapnya di bawah ini:

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *