Baru Mau Mulai Olahraga untuk Jaga Kebugaran Tubuh? Baca Dulu Saran Dokter Olahraga Berikut Ini – Suara.com

Penyebab Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia dan Malaysia di Piala Asia 2023 – Bola Okezone
Juni 20, 2022
Demi Duel Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala Asia 2023, Park Hang-seo Rela Lakukan Hal Mengejutkan Ini – Bola Okezone
Juni 20, 2022
Show all

Baru Mau Mulai Olahraga untuk Jaga Kebugaran Tubuh? Baca Dulu Saran Dokter Olahraga Berikut Ini – Suara.com

Suara.com – Tak hanya alasan kebugaran, berolahraga juga baik untuk menjaga kesehatan tubuh seseorang. Dikatakan oleh Spesialis Kedokteran Olahraga Good Doctor, dr. Alvin Wiharja, SpKO, orang yang jarang berolahraga akan memiliki kondisi fisik yang cepat menurun.
“Olahraga yang teratur akan membuat kita sehat dan bugar sehingga setelah seharian beraktivitas, kita tetap bisa melakukan aktivitas fisik atau hal-hal yang membutuhkan energi tetap bisa dilakukan dengan baik,” kata dr. Alvin dikutip dari siaran pers, Jumat (4/3/2022).
Berbeda dengan orang yang tidak berolahraga, lanjut dr. Alvin, mereka umumnya memiliki kapasitas fisik yang akan menurun seiring waktu.
“Mereka tetap sehat tetapi tidak bugar sehingga setelah melakukan aktivitas sepanjang hari, 8 sampai 10 jam, mereka tidak bisa lagi melakukan apa-apa,” kata dr. Alvin lebih lanjut.
Baca Juga: Berikan Dukungan untuk Timnas U-19, Ketua PSSI Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden dan Menpora
“Jika Anda tidak berolahraga secara teratur, stamina, daya tahan, kekuatan otot, daya tahan otot bahkan kelenturan Anda akan menurun, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap cedera,” tambahnya.
Lalu latihan fisik seperti apa yang baiknya dilakukan masyarakat?
Sebagai dokter olahraga, Alvin sangat menyarankan aktivitas latihan fisik intensitas sedang selama 150 sampai 300 menit per minggu untuk latihan daya tahan jantung dan paru-paru (kardio).
Jenis latihan fisik yang bisa dilakukan diantaranya berlari, berenang, dan bersepeda serta dua sesi latihan kekuatan otot per minggu.
“Pastikan Anda tidak berolahraga terlalu berat untuk menghindari kelelahan berlebihan yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Namun, apabila intensitas latihannya ditingkatkan, justru akan menurunkan imunitas tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi,” tambahnya.
Baca Juga: Nonton Timnas Indonesia U-19 Latihan, Menpora Sampaikan Pesan Presiden
Untuk mengukur tingkat intensitas latihan yang dilakukan, dr. Alvin membagikan trik mudah menggunakan metode talk test.
“Apabila kita masih bisa berbicara dengan lancar saat berolahraga berarti intensitas rendah. Sudah susah atau terbata-bata berbicara saat berolahraga, berarti intensitas sedang. Saat berolahraga kita sudah tidak bisa berbicara, berarti intensitas tinggi,” pungkas dr. Alvin.
Ibu menyusui bisa mengalami puting lecet dan hal sebagainya yang memengaruhi ken
Berikut penyebab payudara nyeri selain karena siklus menstruasi.
Video tutorial membuat minuman soda sehat itu sudah ditonton leboh dari 6,4 juta
Terlebih, pandangan masyarakat tentang pria yang harus kuat sepanjang waktu, tid
Presiden Amerika Serikat Joe Biden jatuh dari sepeda pada Sabtu (18/6/2022) pagi
Kanker testis sangat berisiko menyerang pria usia muda, sehingga harus diwaspada
Menurutnya kata ‘sibuk’ tidak punya waktu untuk anak tidak pantas dilontarkan or
Melansir laman Parenting Firstcry, berikut beberapa menjemur bayi di bawah sinar
Berikut beberapa manfaat mendongeng oleh orangtua kepada anak mereka.
Ikuti Kami
Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda
© 2022 suara.com – All Rights Reserved.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.