Daftar Perusahaan Teknologi dan Startup yang Lakukan PHK ke Karyawannya – Suara.com

Terkini Bisnis: Harga Minyak Naik, DPR Panggil Pertamina – Bisnis Tempo.co
Juni 16, 2022
Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Malaysia U-23 dan Timnas Vietnam U-23 vs Timnas Thailand U-23 Tersaji di Semifinal SEA Games 2021? – Bola Okezone
Juni 16, 2022
Show all

Daftar Perusahaan Teknologi dan Startup yang Lakukan PHK ke Karyawannya – Suara.com

Suara.com – Beberapa waktu belakangan, sejumlah perusahaan teknologi hingga startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke karyawannya.
Beberapa perusahaan bahkan melakukan PHK massal yang berefek ke ratusan pegawai.
Terbaru adalah LINE Indonesia yang sempat diterpa isu PHK 80 karyawan setelah memutuskan penutupan LINE Today.
Namun isu itu dibantah langsung dari pihak LINE Indonesia.
Baca Juga: Netflix Umumkan Bakal Gelar Squid Game: The Challenge, Cek Persyaratannya!
“Kami mengonfirmasi jika jumlah 80 orang yang terkena PHK tidak benar,” kata Fanny Verona selaku Country Manager LINE Indonesia saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (15/6/2022).
“Sejalan dengan arah bisnis strategis baru ini, kami juga telah menetapkan atau merelokasi sumber daya yang ada di perusahaan kami,” sambung dia.
Berikut daftar perusahaan hingga startup yang melakukan PHK massal ke karyawan, sebagaimana dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.
1. Netflix
Netflix melakukan PHK terhadap 150 karyawan imbas penurunan jumlah pelanggan pada laporan pendapatan perusahaan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Kominfo Dorong Startup Manfaatkan HUB.ID Accelerator
Ini setara dengan 2 persen dari total 11.000 karyawan, yang sebagian besar berefek di Amerika Serikat.
“Sayangnya kami melepaskan sekitar 150 karyawan hari ini, sebagian besar berbasis di AS,” kata Netflix, dikutip dari CNBC, Kamis (19/5/2022).
Netflix beralasan, kalau PHK itu dilakukan karena perkembangan bisnis ketimbang kinerja individu.
Perusahaan juga mengklaim telah bekerja keras untuk mendukung mereka melalui transisi sulit ini.
“Seperti yang kami jelaskan tentang pendapatan, pertumbuhan pendapatan kami yang melambat berarti kami juga harus memperlambat pertumbuhan biaya kami sebagai perusahaan,” kata Netflix.
Pengurangan staf ini terjadi kurang dari sebulan usai Netflix melaporkan kehilangan jumlah pelanggan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Mereka juga memperkirakan adanya kerugian pada kuartal selanjutnya.
2. Clubhouse
Platform media sosial berbasis audio, Clubhouse, dilaporkan melakukan PHK ke sebagian karyawan pada awal Juni kemarin.
Namun, tidak jelas berapa karyawan yang kena imbas kebijakan tersebut.
“Beberapa peran dihilangkan sebagai upaya dari perampingan tim kami, dan beberapa orang memutuskan untuk mengejar peluang baru,” kata juru bicara Clubhouse ke Bloomberg, diwartakan Engadget.
Disebutkan kalau PHK Clubhouse dilakukan untuk mengatur kembali strategi perusahaan.
Clubhouse sebenarnya sempat jaya ketika awal pandemi pada 2020, namun beberapa raksasa teknologi juga melahirkan platform serupa seperti Meta, Twitter, hingga Spotify.
3. Pahamify
Perusahaan startup Pahamify yang bergerak dalam bidang edukasi berbasis digital menjadi salah satu dari deretan perusahaan rintisan yang PHK karyawannya.
Adapun pihak internal Pahamify mengungkap bahwa alasan PHK tersebut adalah demi optimalisasi bisnis.
“Setelah mengevaluasi bisnis, kami telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis, yang mengharuskan kami berpisah dengan beberapa karyawan terbaik,” ungkap CEO Pahamify Syarif Rousyan Fikri dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa (14/6/2022).
Meski sempat diisukan PHK karyawannya dalam jumlah yang fantastis, Syarif juga mengklarifikasi bahwa jumlah karyawan yang mereka rumahkan tak sebanyak yang diasumsikan publik.
4. Zenius
Jauh sebelum perusahaan startup lain mulai lakukan PHK massal, Zenius telah merumahkan karyawannya sejumlah 200 orang pada bulan Mei lalu.
Perusahaan rintisan Sabda PS tersebut merumahkan ratusan karyawan usai adanya restrukturisasi atau perubahan model bisnis.
“Setelah melalui evaluasi dan review peninjauan ulang komprehensif, Zenius mengumumkan bahwa lebih dari 200 dari karyawan harus meninggalkan Zenius,” terang manajemen Zenius, Selasa (24/5/2022).
Meski demikian, pihak Zenius tetap memberikan pesangon bahkan hingga menawarkan asuransi dan konsultasi kesehatan kepada karyawan yang dirumahkan tersebut, yang berlaku hingga September 2022 mendatang.
“Zenius memahami bahwa ini adalah masa sulit bagi karyawan yang terdampak, sehingga perusahaan akan melanjutkan manfaat asuransi kesehatan mereka hingga 30 September 2022, termasuk untuk anggota keluarga mereka. Selain itu, Zenius juga memperpanjang layanan konseling kesehatan dengan konsultan pihak ketiga kami hingga 30 September 2022,” lanjut keterangan manajemen Zenius.
5. LinkAja
Startup di bidang fintech, LinkAja, juga diterpa PHK massal. Perusahaan yang bergerak dalam pembayaran digital tersebut merumahkan karyawannya agar perusahaan tumbuh sehat, optimal, dan positif.
6. JD.ID
Startup yang bergerak dalam bidang logistik juga terkena imbas badai PHK, salah satunya JD ID.
Perusahaan yang ikonik dengan jingle-nya tersebut PHK sejumlah karyawannya usai melakukan restrukturisasi.
“Perusahaan juga melakukan pengambilan keputusan seperti tindakan restrukturisasi, yang mana di dalamnya terdapat juga pengurangan jumlah karyawan,” ujar Director of General Management JD.ID Jenie Simon.
Mereka adalah lensa E PZ 10-20mm F4 G (model SELP1020G), E 15mm F1.4 G (model SE
Meski akan meluncur bulan depan, tetapi spesifikasi Xiaomi 12 Ultra sudah mulai
HP Vivo ini membawa layar AMOLED 6,67 inci dan prosesor octa-core 2.2 GHz.
Pencapaian Black Beard menegaskan kembali bahwa bajak laut dengan Berries tinggi
Telkomsel membeli saham GoTo seharga Rp 270 per lembar saham dengan besaran dana
Investasi Telkom dan Telkomsel ke GoTo adalah salah satu strategi yang bisa dipa
Elon Musk mengklaim bahwa Starship yang dikembangkan oleh SpaceX akan siap melak
Inti Bumi bergoyang dan berputar-putar dari satu arah ke arah lain.
Perang Rusia – Ukraina telah mengganggu rantai pasok pangan dunia. Krisis pangan
Umumnya, item-item dalam game hanya bisa didapat setelah pemain melakukan misi a
Pemain bisa mendapatkan item legendaris tanpa melakukan pembelian dalam game, se
Kode redeem FF Max 15 Juni 2022 dapat diklaim pemain untuk memenangkan pertandin
Ikuti Kami
Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda
© 2022 suara.com – All Rights Reserved.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *