Ducati Pastikan Zarco Bela Pramac Racing di MotoGP 2023 – Tom Jeffries

Pengurus PGI Periode 2022-2026 Diharapkan Dapat Menghidupkan Olahraga Golf di Kalsel – InfoPublik
Juni 19, 2022
Wakil Bupati Garut Membuka Secara Resmi Turnamen Futsal U-18 Tahun 2022 – Harian Garut News
Juni 19, 2022
Show all

Ducati Pastikan Zarco Bela Pramac Racing di MotoGP 2023 – Tom Jeffries

Pembalap yang sebentar lagi berusia 32 tahun itu tak perlu meresahkan masa depannya. Dalam waktu dekat, ia akan segera menandatangani kontrak baru.
Itu akan jadi musim ketiganya bersama Pramac. Selama ini, Zarco telah mempersembahkan tujuh podium, namun belum pernah menang sama sekali.
Di sela MotoGP Jerman, Ciabatti menjawab pertanyaan tentang ikatan kerja rider Prancis itu.
“Kami akan memperbarui kontrak Johann sehingga dia akan lanjut di Pramac. Seperti yang sudah kami katakan, kami ingin mengambil waktu sedikit lagi. Kami mungkin akan menunggu hingga balapan kedua, Agustus mendatang, untuk melihat situasi,” ujarnya kepada MotoGP.com.
Menjadi juara dunia Moto2 2015-2016 beruntun, berbuah akses ke MotoGP musim berikutnya. Zarco membuka kiprah bersama Tech3-Yamaha selama dua tahun, sebelum direkrut KTM.
Kontrak dua tahun dengan pabrikan Austria hanya diselesaikan tiga perempat musim. Pada 2019, ia memperkuat LCR Honda untuk tiga balapan, kemudian melangkah ke tim satelit Ducati.
Membela Avintia Esponsorama Racing pada 2020, Zarco mencetak masing-masing satu podium dan pole position. Prestasi itu meyakinkan Pramac Racing untuk memboyongnya sekarang.
Kabar ini sedikit menghalau spekulasi tentang calon penunggang Desmosedici musim depan. Miguel Oliveira mengakui kalau ia dikontak Gresini Racing untuk menggantikan Enea Bastianini yang diproyeksikan naik kelas ke skuad pabrikan. Joan Mir juga dikaitkan dengan satu kursi kosong Ducati.
Johann Zarco, Pramac Racing
Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images
Yang jelas, tiga pembalap mereka dengan kontrak jangka pendek, seperti Zarco, Jorge Martin dan Bastianini sudah aman. Tinggal mengeplot posisi dua rookie MotoGP 2021.
“Target kami adalah memiliki Enea dan Jorga bersama kami tahun depan. Saya kira kami telah mencapai target itu. Sekarang, memutuskan siapa yang bakal ke tim pabrikan. Kami juga ingin memberi Jorge sedikit kesempatan untuk mendapat motor tanpa masalah fisik dan lain-lain,” Ciabatti melanjutkan.
“Saya dengar Joan Mir berkata seperti itu, dia pembalap hebat tapi kami belum menghubunginya. Saya kira keputusan antara Jorge dan Enea untuk tim pabrikan.
“Tidak ada pembalap lain yang termasuk dalam kemungkinan itu. Apa yang ingin kami lakukan adalah memperbarui Johann Zarco di Pramac.
“Jadi saya pikir ini sedikit menutup pembicaraan tentang pembalap baru potensial yang masuk ke gambar. Saya kira kami punya pembalap kompetitif di Ducati sekarang. Jadi kami harus membuat keputusan tepat di antara mereka.”
Masih ada tanda tanya tersisa, siapa sosok yang akan menggantikan Bastianini di Gresini Racing. Pasalnya, pernyataan Oliveira hanya sepihak. Ducati belum angkat bicara.
Hasil FP4 MotoGP Jerman: Quartararo Solid, Bagnaia Mengancam
Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman: Bagnaia Pole, Quartararo Kedua
Crash di FP4 Turut Andil Gagalkan Upaya Aleix Espargaro Raih Pole
Quartararo: Menang di Sachsenring Tak Akan Sama Tanpa Marquez
Bos Ducati Tegaskan Tak Pilih Pembalap Berdasarkan Negara
Johann Zarco Girang Langsung Dapat Ritme
Gandeng Sponsor Baru, Pramac Racing Ganti Livery di MotoGP Italia
Johann Zarco Masih Kesulitan Kendarai Motor Ducati 2022
3 Crash dalam 5 Balapan Buat Jorge Martin Terbebani
Johann Zarco: Sulit Mengeksploitasi Potensi Besar Ducati
Ducati: Sudah Waktunya Menang dengan Motor 2022
Hasil Warm Up MotoGP Jerman: Martin Tercepat, Oliveira Temukan Ritme
Adu Argumen antara Fernandez dan Gardner di Sachsenring
Sinyal Positif dari Pemeriksaan Medis Pertama Marc Marquez
Ducati Sudah Tentukan Tanggal Pengumuman Skuad

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *