Fabio Quartararo Peringatkan Yamaha Tidak Boleh Eror – Tom Jeffries

Apa Itu Virtual? Kebiasaan Baru Seiring Pesatnya Perkembangan Teknologi – Suara.com
Juni 29, 2022
Teknologi Terus Berkembang, Kemampuan Berinternet pun Ditingkatkan – JawaPos
Juni 29, 2022
Show all

Fabio Quartararo Peringatkan Yamaha Tidak Boleh Eror – Tom Jeffries

Setelah empat balapan pertama MotoGP 2022, rider Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo hanya mampu mencetak satu podium, yakni ketika finis kedua dalam Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Minimnya progres dari paket Yamaha musim ini membuatnya kesulitan untuk bersaing di baris depan. Selain P2 GP Indonesia, El Diablo finis kesembilan di Qatar, kedelapan di Argentina serta P7 di Amerika.
Alhasil, pembalap Prancis itu sekarang menempati peringkat kelima klasemen sementara 2022. Namun, Quartararo hanya berjarak 17 poin di belakang sang pemuncak, Enea Bastianini (Gresini Racing-Ducati).
Meski demikian, El Diablo menyadari bahwa pada balapan berikutnya, GP Portugal, di Sirkuit Algarve, Portimao, di mana kemenangan diraih musim lalu, ia harus mencapai podium.
Layout trek roller-coaster di Portimao cocok dengan motor Yamaha, YZR-M1. Karena itulah hasil positif wajib didapatkan. Terlebih Quartarararo butuh poin guna mengejar ketertinggalannya dalam klasemen.
“Yang ini (Sirkuit Algarve) 50:50 bagi kami, tetapi benar bahwa Jerez dan Le Mans adalah trek vital bagi kami. Tidak boleh membuat kesalahan. Jika kami ingin bertarung untuk gelar, eror tak bisa ditoleransi,” ujar El Diablo ketika ditanya Autosport apakah GP Portugal adalah awal sebenarnya bagi ia dan Yamaha.
“Jadi, di sirkuit seperti ini, (kami) harus naik podium dan tidak membuat kesalahan, sebab jika tidak akan sulit untuk sampai di posisi yang baik pada akhir tahun nanti,” pemuda 22 tahun tersebut menambahkan.
Yamaha tidak punya top speed yang dibutuhkan guna bersaing dengan rival dan mereka kesulitan ketika terjebak di belakang motor yang lebih cepat, sebab rider tak bisa menggunakan kekuatan menikung M1.
Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing
Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images
Fabio Quartararo sebelumnye telah mencatat jika M1 memiliki jendela operasi yang sempat. Ini artinya, mereka bakal sangat bergantung pada daya cengkeram (grip) yang ditawarkan setiap sirkuit di MotoGP.  
Tetapi saat ditanya apakah ia mengharapkan pembaruan dari Yamaha setelah MotoGP kembali akan balapan di Eropa, El Diablo mengatakan tak ada diskusi yang nyata tentang hal tersebut dengan timnya.  
“Saya berharap (kami segera mendapatkan beberapa pembaruan). Saat ini saya tidak memiliki banyak berita soal itu. Namun kami harus melakukannya sebab bayangkan saya senang bisa finis P7 di Amerika,” ujar Quartararo.
“Kedengarannya konyol karena saya adalah juara dunia tahun lalu, dan (ironisnya) saya sudah merasa senang bisa menyelesaikan balapan di posisi tersebut. Jadi, kami perlu memiliki hal-hal baru.”
Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing
Foto oleh: MotoGP
Danilo Petrucci Bisa Jadi Aset untuk WSBK
Enea Bastianini: Akan Sulit Memimpin di Portimao
Maverick Vinales Mengaku Sangat Bahagia Usai Podium
Marco Bezzecchi Ragu Perjuangkan Podium Secara Rutin
Senggolan Oliveira Bikin Mir Nyaris Gagal Balapan
Fabio Quartararo Harapkan Dry Race MotoGP Belanda
Fabio Quartararo Klaim Alami Peningkatan Besar
Quartararo: Menang di Sachsenring Tak Akan Sama Tanpa Marquez
Maverick Vinales Mengaku Sangat Bahagia Usai Podium
Kecewa Quartararo Dipenalti, Yamaha Kritik Keras MotoGP Steward
Marco Bezzecchi Ragu Perjuangkan Podium Secara Rutin
Dari Honda ke Ducati, Alex Marquez Dapat Restu Sang Kakak

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *