Lansia Perlu Rutin Cek Kesehatan agar Terhindar dari Henti Jantung – CNN Indonesia

Didukung KORMI dan Diminati Masyarakat, Lempiknas Optimis Olahraga Lempar Pisau Terbentuk di Seluruh Indonesia – Jurnal Soreang – Jurnal Soreang
Juni 19, 2022
Pendidikan Berbasis Teknologi Digital – Kompasiana.com – Kompasiana.com
Juni 19, 2022
Show all

Lansia Perlu Rutin Cek Kesehatan agar Terhindar dari Henti Jantung – CNN Indonesia

Henti jantung atau dikenal juga dengan istilah cardiac arrest kerap dialami oleh orang lanjut usia (lansia).
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito Damay mengatakan, henti jantung bisa terjadi karena beberapa faktor, terutama pada mereka yang telah memasuki usia lanjut. Bukan hanya itu, orang yang mengalami henti jantung juga tidak selalu memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.
“Henti jantung itu bukan karena penyakit jantung saja, ada banyak faktor, salah satunya, ya, bisa karena komplikasi penyakit terutama mereka yang berusia lanjut,” kata Vito kepada CNNIndonesia.com, Minggu (29/5).
Henti jantung termasuk berbahaya karena bisa berujung pada kematian. Mereka yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit pun sangat rawan terkena henti jantung hingga meninggal dunia.

Menurut Vito, pencegahan henti jantung tidak hanya dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat seperti makan teratur dan konsumsi makanan sehat, olahraga, hingga rutin bergerak. Justru yang sangat harus dilakukan adalah rutin melakukan cek kesehatan.
“Minimal cek kesehatan per enam bulan. Kalau sangat malas, satu tahun sekali tidak apa-apa. Ingat ya, cek kesehatan itu penting agar tahu apa yang terjadi pada tubuh, terutama mereka yang usia lanjut,” katanya.
Lagi pula, Vito juga mengatakan, menjalani hidup sehat tanpa tahu apa yang terjadi pada tubuh juga akn menjadi sia-sia. Pasalnya, umumnya penyakit akan terasa atau terdeteksi saat telah memasuki stadium lanjut.
Untuk itu, mengetahui penyakit apa yang bersarang di tubuh lebih cepat melalui cek kesehatan bisa meminimalisasi risiko henti jantung dan lebih mudah menyembuhkan penyakit yang diderita.
“Ingat bahwa henti jantung itu bukan penyakit, tapi efek dari penyakit yang dialami,” kata dia.
Berikut beberapa kondisi kesehatan yang bisa membuat seorang lansia mengalami henti jantung.
1. Kanker
Kanker adalah penyakit yang berbahaya. Apapun jenisnya, jika kanker sudah memasuki stadium lanjut bisa membuat penderitanya mengalami henti jantung.
2. Hipertensi akut
Tekanan darah yang tinggi dan dibiarkan begitu saja bisa membuat seseorang mengalami henti jantung.
3. Jantung
Penyakit jantung yang diderita seseorang bisa menyebabkan henti jantung sehingga menyebabkan kematian.
4. Komplikasi berbagai penyakit
Saat seseorang menderita banyak penyakit, henti jantung bisa terjadi seketika. Ini bahkan bisa terjadi saat pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.