Mahasiswa KKN Untag Surabaya Mengajak Pemilik Usaha Mitra untuk Mengetahui Teknologi agar Bisa – Kompasiana.com – Kompasiana.com

2 Cara Membuat Pancake Rendah Kalori untuk Diet – CNN Indonesia
Juni 19, 2022
Teknologi AINR di Find X5 Pro 5G Bikin Foto & Video Low Light Bebas Noise – DroidLime
Juni 19, 2022
Show all

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Mengajak Pemilik Usaha Mitra untuk Mengetahui Teknologi agar Bisa – Kompasiana.com – Kompasiana.com

Konten
Selanjutnya
Tutup
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menjadikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk pendampingan kepada pelaku UMKM.
Untuk membantu usaha angkringan milik salah satu warga di Griya Citra Asri Rt 01 Rw 07 kelurahan Sememi kecamatan benowo, Surabaya. Salah satu Mahasiswa KKN Kelopok R-24 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Anisa Dwi Andiani yang di dampingi oleh dosen pembingbing Herlina, ST., MT, bekesempatan membantu dan mengembangkan UMKM Angkringan Barkimpul, khususnya dalam membantu mengunakan teknologi dalam mengembangkan usaha mitra  dengan membuatkan platfrom digital sebagai bahan promosi. 
“dikarenakan banyaknya sekarang pemilik UMKM Angkringan saat ini, maka pada saat ini harus lebih pandai membranding mempromosikan usahanya untuk dapat menarik pelanggan yang akan datang ” ujar Anisa Dwi Andiani, sabtu (18/06/2022)

Menurutnya, kendala terbesar yang seringkali dihadapi oleh UMKM lokal dibeberapa daerah adalah minimnya pengetahuan pelaku bisnis terkait pemasaran secara online ke media sosial agar usahanya lebih dikenal oleh banyak orang.

“Sangat membantu sekali. Kegiatan pelatihan langsung seperti ini membantu pemilik usaha angkringan seperti saya untuk berkembang dan bisa memperkenalkan produk saya lebih luas lagi” Ungkap Lek Tek, Pemilik usaha Angkringan Barkimpul Desa Griya Citra Asri, Surabaya
Kegiatan pengabdian masyarakat atau KKN ini dilaksanakan dalam kurun waktu  kurang lebih satu bulan yaitu dari tanggal 2 Juni – 13  Juni dengan kegiatan aktif selama 12 hari. Artinya, dalam rentang waktu yang diberikan tersebut, mahasiswa bebas memilih hari dan mengatur waktu eksekusi program kerjanya yang berjumlah 12 hari sesuai dengan kondisi dan keadaan masing-masing tanpa mengesampingkan keamanan dan protokol kesehatan yang diwajibkan.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.