Mendagri: Olahraga akan Menjadi Program Wajib Daerah – Republika Online

Teknologi Makin Maju, Perkembangan Produk dari Kelapa Sawit Makin Berkembang – – Institut Teknologi Bandung
Juni 8, 2022
Nasib Pilu Suwarti Harus Kembalikan Gaji Rp93 Juta dan Tidak dapat Pensiun, Bupati Sragen: Tanggung Jawab Saya – tvOneNews.com
Juni 8, 2022
Show all

Mendagri: Olahraga akan Menjadi Program Wajib Daerah – Republika Online

Thursday, 10 Zulqaidah 1443 / 09 June 2022
Thursday, 10 Zulqaidah 1443 / 09 June 2022

Kamis 12 May 2022 19:59 WIB
Red: Ilham Tirta
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, pemerintah berencana menjadikan urusan olahraga sebagai program wajib daerah. Langkah ini berkaitan dengan desain besar olahraga nasional (DBON) yang sudah dirancang pemerintah.
“Dalam rapat tadi, Bapak Wapres menyarankan untuk menjadi program wajib. Dengan program wajib, maka otomatis anggaran dibuat programnya, dan itu akan meliputi pembangunan sarana dan pra sarana olahraga, pembinaan olahraga di sekolah-sekolah pembuatan event-event olahraga dan lain-lain,” kata Tito dalam keterangan persnya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Tito mengakui, dalam merancang DBON harus melibatkan daerah. Karena daerah menjadi komponen utama dan basis untuk membina olahraga nasional.
Namun demikian, dari 32 macam urusan pemerintah daerah, hanya 14 yang masuk urusan wajib dan 18 sisanya urusan pilihan, termasuk olahraga bagian tidak wajib. Hal ini pun kata Tito, membuat urusan olahraga tidak menjadi fokus di semua daerah.
“Maka sangat tergantung passion kepala daerah masing-masing, kepala daerah yang suka olahraga, mengembangkan olahraga, membuat program jadi program yang diutamakan masuk prioritas, anggarannya pun jadi besar. Prasarana dan sarananya dibangun mereka. Nah ini memerlukan afirmasi,” kata Tito.
Tito menilai, perlunya dibuat program-program olahraga unggulan sesuai karakter tiap-tiap daerah di Indonesia. Ini mengingat, beragam dan luas wilayah, geografi, budaya hingga karakter masyarakat Indonesia.
“Ini mungkin perlu dibuat desain besar secara nasional, ada program olahraga unggulan yang sesuai dengan karakter sosial budaya masyarakat kemudian geografinya,” kata Tito.
Ia mencontohkan, wilayah dengan geografis pegunungan bisa difokuskan untuk melahirkan talenta olahraga seperti atletik. Begitu juga di wilayah dekat perairan untuk olahraga air.
“Nah ini yang sebetulnya kita punya potensi itu, paralayang misalnya, tapi daerah-daerah perairan itu unggulannya mereka fokus pada olahraga perairan, laut, diving, olahraga-olahraga air, ini mungkin yang harus dibuat desain supaya mereka bisa fokus,” katanya.
“Dengan demikian adanya program anggaran yang diwajibkan otomatis daerah bisa melahirkan atlet-atlet yg bisa bertanding di tataran nasional dan internasional,” kata Tito.
Dapatkan Update Berita Republika
Musancab PAC se-DKI Rampung, PPP Optimistis Menang di Jakarta
Hasto: Arahan Megawati untuk Ganjar Pranowo Agar Disiplin
PDIP Tanggapi Isu Reshuffle
Jokowi Resmikan Masjid At-Taufiq, Megawati Ucapkan Terima Kasih
Resmikan Masjid At-Taufiq, Jokowi Kenang Jasa Taufiq Kiemas
Asia

OKI meminta India tegas menyelesaikan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan Islam.
Berita Jurnal Haji

Saudi Berikan Layanan Terbaik Menyambut Jemaah Haji Indonesia.
Jabodetabek Nasional

Dinas dan konsultan pengawas harus melakukan pengawasan berkala
Jabodetabek Nasional

Petugas pantau pedagang yang dilarang menjual migor di atas HET Rp 14 ribu per liter.
Timur Tengah

Iran tegaskan kemampuan canggih senjata militer jangkau Israel
2 PHOTO
7 PHOTO
6 PHOTO
3 PHOTO
6 PHOTO
Kamis , 09 Jun 2022, 01:11 WIB
Rabu , 08 Jun 2022, 23:03 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.