MotoGP: Marc Marquez Mulai Pertimbangkan Risiko – Tom Jeffries

Olahraga Langsung Di TV Akhir Pekan Ini: Panduan Utama 17-19 Juni – memo-x
Juni 16, 2022
Dibekali Teknologi Mutakhir, AMD Luncurkan AMD Ryzen™ 6000 Series Processors – Kedaulatan Rakyat
Juni 16, 2022
Show all

MotoGP: Marc Marquez Mulai Pertimbangkan Risiko – Tom Jeffries

Meski belum pernah naik podium, pilot Spanyol tersebut patut diacungi jempol karena mempertontonkan kinerja luar biasa. Dia bahkan dua kali menyalip pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo.
Kendati demikian, Marquez tidak puas dengan kinerjanya. Salah satu contohnya, pada MotoGP Prancis, ia finis P6 tapi torehannya terpaut hingga 15 detik dari pemenang lomba, Enea Bastianini.
Dari balapan tersebut, The Baby Alien belajar untuk tak ambil risiko. Posisinya tidak berubah banyak meski mengebut dan memangkas selisih waktu.
“Ketika Anda sangat jauh dari mereka yang di depan, lebih mudah membuat keputusan karena Anda mengatakan, ‘Kenapa saya tidak mengambil risiko sedikit lagi jika saya akan terus sangat jauh?’, menyerang dan mendekat,” ia menjelaskan cara untuk mengelola balapan kepada DAZN.
“Semoga momen itu akan datang, tapi sekarang, mengambil risiko berarti finis 10 detik daripada 15 detik, tapi posisinya tetap sama.”
Salah satu alasannya untuk mengurangi perilaku nekat adalah kondisi bahunya. Marquez tidak mau cedera parah untuk kedua kalinya di tempat yang sama.
“Bahu baik-baik saja, seperti biasa. Pada pramusim, sedikit membaik dan sekarang stabil,” tuturnya.
“Saya terus mengelola kekuatan selama akhir pekan dan ketika ada yang menakutkan seperti Warm Up, yang paling menderita adalah lengan. Namun, dalam balapan, kami harus yakin.
“Dengan tekad, saya harus menahan semampunya sehingga bisa finis keenam, yang mana tidak kami inginkan, tapi itu yang harus dilakukan sekarang.”
Pembalap 29 tahun itu menegaskan loyalitasnya terhadap Honda. Ia tidak berpikir untuk pindah dan masih berhasrat memperjuangkan titel.
“10 tahun, delapan tahun menyenangkan dan dua tidak. Itu adalah skuad dalam hidup saya. Kenapa tidak berhenti di sini? Tergantung,” ia menambahkan.
“Saya masih punya motivasi untuk kembali bertarung demi titel, tapi dengan tim ini bukan yang lain. Mungkin dalam 3 atau 4 tahun, saya akan mengatakan apa yang kurang. Apakah pembalap atau tim.”





Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team
Foto oleh: Marc Fleury
KTM Harap Tak Ada Konstruktor Lain yang Keluar dari MotoGP
10 Pembalap dengan Race Terbanyak di Kelas Premier
Danilo Petrucci Berharap Peruntungan Miller Lebih Baik di KTM
Honda Ingin Marquez Lebih Sabar dalam Rehabilitasi
Marc Marquez: Saya Tidak Harus Keluar ke Trek untuk Menang
Quartararo: Menang di Sachsenring Tak Akan Sama Tanpa Marquez
Quartararo Ingin Berduel dengan Marquez Versi 2019
Pol Espargaro Lihat MotoGP Catalunya Jadi Titik Tolak Kariernya
Kawasaki Bantah Lobi Dorna Sports Gantikan Suzuki
Marc Marquez Ingin Buat RC213V Cocok untuk Semua Pembalap Honda
LCR Honda Tertarik Gaet Joan Mir dan Alex Rins
Jadwal Balapan Akhir Pekan Ini: Pencarian Raja Baru di MotoGP Jerman

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *