Muslimah dan Olahraga | Radar – Radar Banyuwangi

BERITA Populer Hari Ini, Operasi Patuh Toba 2022 hingga Harga Cabai Merah Melonjak – Tribun Medan
Juni 15, 2022
BERITA PERSIB: Pemain Hari Ini Libur, Besok Latihan Lagi, Maung Bandung Sesalkan 2 Hal dari Bobotoh – Tribun Jabar
Juni 15, 2022
Show all

Muslimah dan Olahraga | Radar – Radar Banyuwangi

Curi Kayu Sonokeling, Tiga Pelaku Ditahan
PKL di Alun-Alun Kota Dinilai Banyak Melanggar
Soal Penanganan Penyakit Sapi, Dewan Minta Disnakkan Gunakan Dana BTT
Sudoso Lucas akan Punya Kaki Palsu
BCE Kembali Digelar, Dimeriahkan Belasan Tarian
Muhibah Kata-Kata Memukau Penonton Festival Budaya Nusantara
Surga dalam Secangkir Kopi
Gelaran Festival Budaya Nusantara Diawali Gesah Budaya Dua Tradisi
Butuh Kekompakan, Gaungnya Dirancang Lebih Heboh
Curi Kayu Sonokeling, Tiga Pelaku Ditahan
PKL di Alun-Alun Kota Dinilai Banyak Melanggar
Soal Penanganan Penyakit Sapi, Dewan Minta Disnakkan Gunakan Dana BTT
Sudoso Lucas akan Punya Kaki Palsu
BCE Kembali Digelar, Dimeriahkan Belasan Tarian
Muhibah Kata-Kata Memukau Penonton Festival Budaya Nusantara
Surga dalam Secangkir Kopi
Gelaran Festival Budaya Nusantara Diawali Gesah Budaya Dua Tradisi
Butuh Kekompakan, Gaungnya Dirancang Lebih Heboh
Catatan: Anisa Muthiatul Husnah*
ALLAH SWT mengajarkan kita untuk memelihara lima hal, yaitu memelihara agama, jiwa, akal, harta, serta kehormatan atau keturunan manusia. Segala usaha untuk mendukung terpeliharanya hal tersebut sangat didukung oleh Islam. Sebaliknya, setiap langkah yang mengarah pada rusaknya lima pokok di atas maka dilarang oleh Islam.
Raga manusia adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT dan wajib kita jaga. Nabi Muhammad SAW bersabda, Sesungguhnya, jasadmu (badanmu) memiliki hak atas dirimu (HR Bukhari dan Muslim).
Apabila kita ingin sehat, cara sederhananya adalah dengan rajin berolahraga. Selain menyehatkan, ternyata berolahraga juga termasuk bagian dari ibadah.
Hal ini tidak dapat dipungkiri karena seseorang yang terbiasa berolahraga akan cenderung memiliki jiwa yang lebih tenang serta mampu bersikap dan berpikir lebih positif.
Sejalan dengan pepatah yang mengatakan “Dalam badan yang kuat terdapat jiwa yang sehat” dan itulah sebabnya Islam lebih menyukai umatnya yang kuat dibanding dengan yang lemah. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dari pada mukmin yang lemah.“ (HR. Muslim)
Menurut penjelasan yang dipaparkan oleh ahli tafsir Al Quran, Quraish Shihab dalam bukunya, Perempuan, hadis di atas mengandung makna bahwa badan harus dipelihara sebaik-baiknya dan jangan dibebani melebihi kemampuannya agar tubuh dapat tetap sehat dan berfungsi secara optimal.
Berolahraga adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara kesehatan jasmani. Dalam suatu riwayat, Rasulullah berpesan pada orang tua agar mengajarkan olahraga kepada anak-anak mereka. Dalam pesannya, Rasulullah SAW menyampaikan untuk mengajarkan anak-anak berenang, memanah, dan menunggang kuda.
Siapa yang meninggalkan panahan setelah dia mengetahui manfaat dengan alasan karena tidak senang padanya, (sesungguhnya) ia telah mengabaikan nikmat atau ia tidak bersyukur.
Olahraga tidak hanya diperuntukkan untuk kaum laki-laki, melainkan juga kaum perempuan. Rasulullah SAW selalu mengikutsertakan istrinya, Aisyah RA, untuk berolahraga dan berlomba. Dengan kita berolahraga, bukan hanya menghasilkan tubuh yang sehat, melainkan juga jiwa yang sehat. Melalui olahraga, seseorang dapat memahami nilai sabar dan sportif.
Dalam konteks olahraga, terdapat beberapa perbedaan antara lelaki dan perempuan. Secara fisiologis, paru-paru lelaki mampu menghirup lebih banyak udara dibandingkan perempuan. Di sisi lain, perempuan memiliki denyut jantung yang lebih cepat dibandingkan lelaki. Secara fisik, lelaki lebih mantap dalam menjalani olahraga berat karena mereka memiliki suhu badan dan tingkat gula serta kalium yang stabil, berbeda dengan perempuan yang rentan mengalami kadar darah rendah atau pingsan saat melakukan olahraga berat.
Meskipun begitu, sebagai wanita kita harus pandai memilih jenis dan cara berolahraga yang menyehatkan, sekaligus tidak bertentangan dengan ketentuan Islam. Pada prinsipnya semua olahraga boleh dilakukan.
Terdapat beberapa syarat mutlak yang harus diperhatikan Muslimah agar olahraga yang dilakukan tidak melanggar syariat dan bernilai ibadah.
Para dokter menyarankan agar para perempuan mampu melakukan kegiatan olahraga yang sesuai dengan kemampuan jasmani. Dalam kenyataannya, banyak jenis olahraga yang diikuti para lelaki dan perempuan, tapi dengan beberapa ketentuan yang berbeda. Hal ini bukan karena merendahkan satu pihak dan mengistimewakan pihak lain, tapi disesuaikan dengan kemampuan dan kemaslahatan masing-masing.
Pada masa Rasulullah SAW, terdapat sepasang suami istri datang kepada Rasulullah SAW, lalu sang suami mengatakan bahwa istrinya membawa sebilah pisau. Nabi pun bertanya mengapa sang istri membawa pisau tersebut.
Lalu sang suami menjawab, Untuk menikam musuh bila aku menemuinya. Mendengar jawaban perempuan itu, Rasulullah pun tertawa dan memperbolehkan membawa senjata demi melindungi diri dari bahaya.
Antara perempuan dan olahraga, dalam hal ini agama membebaskan perempuan memilih cabang olahraga yang mereka minati, dengan batasan harus sesuai dengan kemampuan fisiknya dan tidak bertentangan dengan nilai keagamaan.
Perlu ditegaskan bahwa Islam tidak pernah melarang umatnya untuk berolahraga, bahkan Islam sangat menganjurkan umatnya berolahraga sehingga sehat jasmani dan rohani. Islam sejatinya hanya menuntut pakaian yang indah, menarik dan menutup aurat bagi wanita, sehingga menghindari timbulnya rangsangan seks yang dapat membahayakan wanita tersebut.
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat berolahraga, antara lain:
Sebagai wanita muslim, kita memiliki aurat yang harus kita tutupi dan kita jaga dari lawan jenis yang bukan muhrim. Karena aurat seorang muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali telapak tangan dan wajah.
Hal ini juga berlaku pada saat berolahraga. Wanita muslim berkewajiban menjaga aurat saat berolahraga. Sebagai solusinya saat ini banyak sekali disediakan pakaian olahraga untuk Muslimah di toko olahraga.
Hanya saja terdapat beberapa pendapat tentang kesyar’iannya. Karena masih banyak baju olahraga bagi muslimah namun lekuk tubuh masih jelas terlihat.
Bila olahraga yang dilakukan merupakan olahraga yang tidak memerlukan tempat khusus, misalnya jogging, para muslimah dapat menggunakan t-shirt longgar berlengan Panjang dan celana training yang dapat memenuhi kebutuhan menutup aurat.
Tempat olahraga seperti lapangan, stadion, tempat fitness atau kolam renang sehingga memungkinkan percampuran antara laki-laki dan perempuan. Selain itu kemungkinan tersingkapnya aurat kita ketika berolahraga sangatlah besar.
Sebagai solusinya, saat ini mulai banyak tempat olahraga yang dikhususkan bagi muslimah, di antaranya tempat fitness dan kolam renang khusus. Maka kita dapat memanfaatkan tempat-tempat tersebut. Tempat-tempat tersebut bisa menjadi alternatif untuk berolahraga, sehingga pencampuran antara lawan jenis yang bukan mahrim bisa dihindarkan.
Namun apabila dirasa sulit menemukan tempat khusus muslimah, dapat juga melakukan olahraga di rumah agar tetap terjaga kehormatannya.
Berolahraga di rumah sendiri bisa menjadi alternatif yang dapat dipilih. Selain minim biaya, hemat, kita juga bisa menghindari fitnah yang mungkin terjadi di tempat olahraga umum.
Saat ini banyak beredar video aerobic, sebagai panduan kita, sehingga kita bisa berolahraga di rumah. Atau, kita juga bisa menggunakan peralatan yang ada, misalnya dengan memakai kursi sebagai penopang, atau berjalan kaki turun naik tangga dan lain sebagainya.
Selain itu, ada berbagai macam olahraga yang tidak membutuhkan alat, seperti push-up dan sit up. Kita juga dapat memanfaatkan peralatan rumah tangga di rumah yang agak berat sebagai beban untuk mengencangkan otot lengan.
Namun jika kita bosan atau merasa kedua aktivitas itu tidak cukup, kita bisa menambahkan jenisnya misalnya, crunch yang bisa merampingkan perut, atau dips yang dapat melatih trisep, maupun squat untuk mengencangkan paha.
Lakukan olahraga apa pun yang kita sukai. Karena apa pun itu dimulai dengan rasa suka, pada akhirnya akan terbangun menjadi kebiasaan. Salam sehat muslimah. (*)
ALLAH SWT mengajarkan kita untuk memelihara lima hal, yaitu memelihara agama, jiwa, akal, harta, serta kehormatan atau keturunan manusia. Segala usaha untuk mendukung terpeliharanya hal tersebut sangat didukung oleh Islam. Sebaliknya, setiap langkah yang mengarah pada rusaknya lima pokok di atas maka dilarang oleh Islam.
Raga manusia adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT dan wajib kita jaga. Nabi Muhammad SAW bersabda, Sesungguhnya, jasadmu (badanmu) memiliki hak atas dirimu (HR Bukhari dan Muslim).
Apabila kita ingin sehat, cara sederhananya adalah dengan rajin berolahraga. Selain menyehatkan, ternyata berolahraga juga termasuk bagian dari ibadah.
Hal ini tidak dapat dipungkiri karena seseorang yang terbiasa berolahraga akan cenderung memiliki jiwa yang lebih tenang serta mampu bersikap dan berpikir lebih positif.
Sejalan dengan pepatah yang mengatakan “Dalam badan yang kuat terdapat jiwa yang sehat” dan itulah sebabnya Islam lebih menyukai umatnya yang kuat dibanding dengan yang lemah. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dari pada mukmin yang lemah.“ (HR. Muslim)
Menurut penjelasan yang dipaparkan oleh ahli tafsir Al Quran, Quraish Shihab dalam bukunya, Perempuan, hadis di atas mengandung makna bahwa badan harus dipelihara sebaik-baiknya dan jangan dibebani melebihi kemampuannya agar tubuh dapat tetap sehat dan berfungsi secara optimal.
Berolahraga adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara kesehatan jasmani. Dalam suatu riwayat, Rasulullah berpesan pada orang tua agar mengajarkan olahraga kepada anak-anak mereka. Dalam pesannya, Rasulullah SAW menyampaikan untuk mengajarkan anak-anak berenang, memanah, dan menunggang kuda.
Siapa yang meninggalkan panahan setelah dia mengetahui manfaat dengan alasan karena tidak senang padanya, (sesungguhnya) ia telah mengabaikan nikmat atau ia tidak bersyukur.
Olahraga tidak hanya diperuntukkan untuk kaum laki-laki, melainkan juga kaum perempuan. Rasulullah SAW selalu mengikutsertakan istrinya, Aisyah RA, untuk berolahraga dan berlomba. Dengan kita berolahraga, bukan hanya menghasilkan tubuh yang sehat, melainkan juga jiwa yang sehat. Melalui olahraga, seseorang dapat memahami nilai sabar dan sportif.
Dalam konteks olahraga, terdapat beberapa perbedaan antara lelaki dan perempuan. Secara fisiologis, paru-paru lelaki mampu menghirup lebih banyak udara dibandingkan perempuan. Di sisi lain, perempuan memiliki denyut jantung yang lebih cepat dibandingkan lelaki. Secara fisik, lelaki lebih mantap dalam menjalani olahraga berat karena mereka memiliki suhu badan dan tingkat gula serta kalium yang stabil, berbeda dengan perempuan yang rentan mengalami kadar darah rendah atau pingsan saat melakukan olahraga berat.
Meskipun begitu, sebagai wanita kita harus pandai memilih jenis dan cara berolahraga yang menyehatkan, sekaligus tidak bertentangan dengan ketentuan Islam. Pada prinsipnya semua olahraga boleh dilakukan.
Terdapat beberapa syarat mutlak yang harus diperhatikan Muslimah agar olahraga yang dilakukan tidak melanggar syariat dan bernilai ibadah.
Para dokter menyarankan agar para perempuan mampu melakukan kegiatan olahraga yang sesuai dengan kemampuan jasmani. Dalam kenyataannya, banyak jenis olahraga yang diikuti para lelaki dan perempuan, tapi dengan beberapa ketentuan yang berbeda. Hal ini bukan karena merendahkan satu pihak dan mengistimewakan pihak lain, tapi disesuaikan dengan kemampuan dan kemaslahatan masing-masing.
Pada masa Rasulullah SAW, terdapat sepasang suami istri datang kepada Rasulullah SAW, lalu sang suami mengatakan bahwa istrinya membawa sebilah pisau. Nabi pun bertanya mengapa sang istri membawa pisau tersebut.
Lalu sang suami menjawab, Untuk menikam musuh bila aku menemuinya. Mendengar jawaban perempuan itu, Rasulullah pun tertawa dan memperbolehkan membawa senjata demi melindungi diri dari bahaya.
Antara perempuan dan olahraga, dalam hal ini agama membebaskan perempuan memilih cabang olahraga yang mereka minati, dengan batasan harus sesuai dengan kemampuan fisiknya dan tidak bertentangan dengan nilai keagamaan.
Perlu ditegaskan bahwa Islam tidak pernah melarang umatnya untuk berolahraga, bahkan Islam sangat menganjurkan umatnya berolahraga sehingga sehat jasmani dan rohani. Islam sejatinya hanya menuntut pakaian yang indah, menarik dan menutup aurat bagi wanita, sehingga menghindari timbulnya rangsangan seks yang dapat membahayakan wanita tersebut.
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat berolahraga, antara lain:
Sebagai wanita muslim, kita memiliki aurat yang harus kita tutupi dan kita jaga dari lawan jenis yang bukan muhrim. Karena aurat seorang muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali telapak tangan dan wajah.
Hal ini juga berlaku pada saat berolahraga. Wanita muslim berkewajiban menjaga aurat saat berolahraga. Sebagai solusinya saat ini banyak sekali disediakan pakaian olahraga untuk Muslimah di toko olahraga.
Hanya saja terdapat beberapa pendapat tentang kesyar’iannya. Karena masih banyak baju olahraga bagi muslimah namun lekuk tubuh masih jelas terlihat.
Bila olahraga yang dilakukan merupakan olahraga yang tidak memerlukan tempat khusus, misalnya jogging, para muslimah dapat menggunakan t-shirt longgar berlengan Panjang dan celana training yang dapat memenuhi kebutuhan menutup aurat.
Tempat olahraga seperti lapangan, stadion, tempat fitness atau kolam renang sehingga memungkinkan percampuran antara laki-laki dan perempuan. Selain itu kemungkinan tersingkapnya aurat kita ketika berolahraga sangatlah besar.
Sebagai solusinya, saat ini mulai banyak tempat olahraga yang dikhususkan bagi muslimah, di antaranya tempat fitness dan kolam renang khusus. Maka kita dapat memanfaatkan tempat-tempat tersebut. Tempat-tempat tersebut bisa menjadi alternatif untuk berolahraga, sehingga pencampuran antara lawan jenis yang bukan mahrim bisa dihindarkan.
Namun apabila dirasa sulit menemukan tempat khusus muslimah, dapat juga melakukan olahraga di rumah agar tetap terjaga kehormatannya.
Berolahraga di rumah sendiri bisa menjadi alternatif yang dapat dipilih. Selain minim biaya, hemat, kita juga bisa menghindari fitnah yang mungkin terjadi di tempat olahraga umum.
Saat ini banyak beredar video aerobic, sebagai panduan kita, sehingga kita bisa berolahraga di rumah. Atau, kita juga bisa menggunakan peralatan yang ada, misalnya dengan memakai kursi sebagai penopang, atau berjalan kaki turun naik tangga dan lain sebagainya.
Selain itu, ada berbagai macam olahraga yang tidak membutuhkan alat, seperti push-up dan sit up. Kita juga dapat memanfaatkan peralatan rumah tangga di rumah yang agak berat sebagai beban untuk mengencangkan otot lengan.
Namun jika kita bosan atau merasa kedua aktivitas itu tidak cukup, kita bisa menambahkan jenisnya misalnya, crunch yang bisa merampingkan perut, atau dips yang dapat melatih trisep, maupun squat untuk mengencangkan paha.
Lakukan olahraga apa pun yang kita sukai. Karena apa pun itu dimulai dengan rasa suka, pada akhirnya akan terbangun menjadi kebiasaan. Salam sehat muslimah. (*)
Jl. Brawijaya 77 Banyuwangi,
Telp: (0333) 412224-416647
Fax: 0333-416647
Email : radarbwi@gmail.com

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *