Pesepeda-Warga Lokal Minta Tebet Eco Park Ditertibkan Usai Ditutup Sementara – detikNews

Kabar Terbaru Tukul Arwana, Komunikasi Tambah Lancar, Sudah Bisa Ucapkan Beberapa Kata – Tribunnews.com
Juni 20, 2022
Dua Tentara Bayaran AS yang Hilang Ternyata Ditangkap Rusia, Ingin Damai dan Pulang – Tribun Timur
Juni 20, 2022
Show all

Pesepeda-Warga Lokal Minta Tebet Eco Park Ditertibkan Usai Ditutup Sementara – detikNews

Kawasan hijau Tebet Eco Park di Jakarta Selatan ditutup sementara setelah pengunjung yang datang membeludak. Warga yang biasa menggunakan kawasan tersebut untuk berolahraga kini merasa senang lantaran lebih tertib.
Seorang warga bernama Santi (44) mengatakan kerap berolahraga ke Taman Honda sebelum direnovasi menjadi Tebet Eco Park bersama keluarga. Santi mengaku senang sarana publik itu menjadi sepi saat ditutup sementara.
“Cuma kemarin sayang sih, saya pertama tahu ke sini agak kaget juga, nggak nyaman. Ini sebenarnya buat olahraga, cuma jadi nggak nyaman karena banyak (orang). Kalau sekarang enak-enak saja karena sepi, saya senang banget,” kata Santi saat ditemui detikcom di lokasi, Minggu (19/6/2022).
Santi berharap Pemprov DKI memperketat peraturan saat Tebet Eco Park nantinya dibuka kembali. Dengan demikian, lanjut dia, masyarakat juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut sebagaimana fungsinya.
“Mungkin peraturannya lebih diperketat. Sayang, yang kayak gini jarang gitu, istilahnya di Jakarta. Daripada kita keluar-keluar, ada yang bagus, tolong dijaga. Fungsinya olahraga, jangan cuma foto-foto saja,” kata Santi.
“Saya pernah ke sini sudah bagus-bagus kok diinjak, foto di tengah-tengah. Yang dibilang jangan, malah dilanggar,” sambungnya.
Hal serupa juga disampaikan pesepeda, Astri (27). Dia menyebut jalanan di Tebet Eco Park kini lebih leluasa untuk digunakan. Astrid menyebut lalu lintas di sekitar kawasan hijau itu menjadi lebih teratur.
“Saya lihat dari sosial media banyak kayak gitu (PKL). Kalau menurut saya lebih enak kayak gini, kalau olahraga lebih leluasa. Saya dari Tanjung Duren ke sini naik taksi memang buat olahraga. Dengan ditutup begini lebih nyaman, melintas sepeda juga enak,” jelasnya.
Warga sekitar, Astrid (50), juga mengeluhkan kawasan rumahnya tak teratur dan banyak sampah usai Tebet Eco Park dibuka. Dia mengatakan kawasan Tebet Eco Park masih tak ramah bagi pejalan kaki.
“Saya sampai nggak pernah keluar waktu itu. Saya lihat Tebet Timur itu sampah segala macam, kaki lima. Biasanya selalu hindari kalau ke Tebet Timur, jadi muter agak jauh. Jalan kaki pun jadi bahaya karena keluar dari trotoar,” ungkap Astrid.
Ia berharap Tebet Eco Park dapat dinikmati pengunjung sesuai fungsinya saat nanti dibuka kembali. Dia mendorong adanya edukasi dari pemerintah terhadap masyarakat terkait hal itu.
“Sekarang jadi enak, karena sebelumnya orang pada lari pagi jadi nggak bisa maksimal fungsinya. Jadi cuma untuk tontonan gitu. Ya mungkin harus edukasi orang-orang yang datang, sampai bau pesing segala macam,” ujarnya.
“Harapannya datang silakan, tapi tetap dijaga. Ini untuk semua ya, bagus juga ada edukasinya. Tujuan utama tercapai, untuk olahraga, rekreasi keluarga,” pungkas Astrid.

Simak Video: Warga Kecewa Tebet Eco Park Ditutup: Padahal Sudah Datang Jauh-jauh

[Gambas:Video 20detik]

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.