Psikolog Sebut Gaya Hidup Pengaruhi Kecenderungan Penggunaan Narkoba – Republika Online

Arsenal Siapkan 35 Euro Datangkan Fabio Viera Musim Depan – Berita Mandalika – mandalika.pikiran-rakyat.com
Juni 18, 2022
KONI Kabupaten Pekalongan Sosialisasikan Olahraga Woodball – smpantura.com
Juni 18, 2022
Show all

Psikolog Sebut Gaya Hidup Pengaruhi Kecenderungan Penggunaan Narkoba – Republika Online

Saturday, 19 Zulqaidah 1443 / 18 June 2022
Saturday, 19 Zulqaidah 1443 / 18 June 2022

Senin 13 Jun 2022 20:26 WIB
Red: Reiny Dwinanda
Ilustrasi pengguna narkoba. Ada berbagai faktor yang dapat membuat orang lebih cenderung menjadi pengguna narkoba.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mengapa orang bisa terjerat candu narkoba? Psikolog dari Universitas Indonesia Kasandra A Putranto mengatakan bahwa gaya hidup yang buruk dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kecenderungan seseorang untuk menggunakan, bahkan hingga kecanduan narkoba.
“Gaya hidup yang dimaksud adalah gaya hidup yang kacau, misalnya karena pengangguran, kesulitan keuangan, melakukan kejahatan, dan hubungan sosial yang berpusat di sekitar penggunaan narkoba,” ujar Kasandra saat dihubungi Antara pada Senin (13/6/2022).
Kasandra menjelaskan, jejaring sosial yang dimiliki seseorang juga memainkan peran kunci dalam menentukan jenis gaya hidup yang dijalani. Oleh karenanya, tingkat penggunaan obat-obatan terlarang di jejaring sosial juga dapat memengaruhi tingkat penggunaan oleh seseorang individu. Selain itu, faktor keluarga juga dapat berperan.
“Faktor-faktor seperti tekanan teman sebaya, pelecehan fisik dan seksual, paparan dini terhadap obat-obatan, stres, dan bimbingan orang tua dapat sangat memengaruhi kemungkinan seseorang menggunakan dan kecanduan narkoba,” katanya.
Di samping itu, gejala depresi, seperti suasana hati yang buruk, juga dapat menyebabkan seseorang menyalahgunakan obat-obatan. Menurut Kasandra, mengonsumsi narkoba pada usia berapa pun dapat menyebabkan kecanduan. Semakin dini penggunaan narkoba dimulai, maka semakin besar kemungkinannya untuk berkembang menjadi kecanduan.
“Hal ini terutama bermasalah bagi remaja. Karena area di otak mereka yang mengontrol pengambilan keputusan, penilaian, dan pengendalian diri masih berkembang, remaja mungkin sangat rentan terhadap perilaku berisiko, termasuk mencoba narkoba,” ujar Kasandra.
Dapatkan Update Berita Republika
Setelah Minum Kopi Ingin Buang Air Besar? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Perempuan dan Laki-Laki
Sering Insomnia? Coba Lima Hal Ini untuk Mengatasinya
Mengapa Tubuh Terasa Sangat Lelah Setelah Menangis?
FDA akan Evaluasi Vaksin Covid-19 untuk bayi 6 Bulan
Info Sehat

Sebagian orang merasa mulas dsn ingin buang air besar setelah minum kopi.
Jabodetabek Nasional

Waspada hujan disertai kilat dan angin kencang singkat di Jaksel dan Jaktim.
Hikmah

Dengki atau hasud merupakan salah satu penyakit hati yang berbahaya
Berita Jurnal Haji

Jamaah kloter utuh akan masuk asrama haji pada Ahad (19/6/2022).
Travelling

Kulon Progo menjadi salah satu wilayah yang bisa dikunjungi saat di Yogyakarta.
7 PHOTO
7 PHOTO
7 PHOTO
6 PHOTO
5 PHOTO
Sabtu , 18 Jun 2022, 05:00 WIB
Jumat , 17 Jun 2022, 19:46 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.