Ricuh Turnamen Futsal di Purwokerto, Institut Teknologi Telkom: Suporter Psywar – detikcom

Surya Paloh Sebut Ada Partai Sombong, Siapakah Itu? – Nasional Tempo
Juni 19, 2022
Kapolda Kalteng : Olahraga Yang Mempersatukan Kita Semua – Beritasampit.co.id
Juni 19, 2022
Show all

Ricuh Turnamen Futsal di Purwokerto, Institut Teknologi Telkom: Suporter Psywar – detikcom

Turnamen futsal yang digelar oleh mahasiswa Institut Teknologi (IT) Telkom Purwokerto di SMK Telkom berujung ricuh. Pihak kampus menyampaikan acara itu digelar dalam rangka Dies Natalis IT Telkom yang melibatkan SMK/SMA se Karesidenan Banyumas.
“Kemarin acara futsal, jadi penyelenggaranya dari panitianya mahasiswa pesertanya anak SMA/SMK, itu kegiatan kampus, pesertanya 16 tim dari Karesidenan Banyumas,” kata Wakil Rektor 3 IT Telkom Dadiek Prandito kepada detikJateng, Minggu (19/6/2022)
Menurutnya pihak kampus sudah mempersiapkan acara sebaik mungkin karena merupakan rangkaian dari Dies Natalis kampus. Namun, dia menilai munculnya insiden kericuhan di luar dari kendalinya.
“Intinya di luar kendali kami, karena memang ini timbulnya dari suporter, antara suporter Cilacap dan Banyumas yang saling psywar sehingga timbul bentrok ini di luar kendali kami dan langsung kami koordinasikan dengan kepolisian saat ini sudah kondusif,” ujarnya.
Pihaknya juga membantah bahwa pemicu kejadian bermula dari ketidaksiapan panitia. Sebab, lanjut Dadiek, persiapan telah dilakukan secara baik dan selama pertandingan kondusif serta tidak terjadi bentrok.
“Jadi murni suporter masuk ke kawasan, nah saling psywar, itu yang menyebabkan antar suporter Banyumas dan Cilacap saling bentrok, pemicunya itu karena secara historis dua suporter itu sudah cukup lama tidak baik jadi ketika ada kejadian kemarin seperti mengungkit,” ucapnya.
Didiek mengaku baru mengetahui bahwa dua supotrer itu memiliki hubungan yang kurang baik. Hal itu diketahui setelah pihak kampus melakukan komunikasi dengan polisi.
“Polisi menyampaikan memang historisnya ada kejadian sebelumnya yang membuat ricuh antara Banyumas dan Cilacap. Bisa dikatakan kami agak luput dari situ, pertandingan langsung dibubarkan pukul 02.00 WIB,” jelas Dadiek.
Akibat kejadian tawuran antar pelajar itu 41 orang diangkut ke Mapolresta Banyumas. Mereka merupakan panitia yang terdiri dari mahasiswa IT Purwokerto.
“Mereka panitia, namun sebetulnya sekedar dimintai keterangan saja kronologi dan berita acara kejadian, tidak ada yang dituduh sebagai pemicu kerusuhan, saksi saja, bukan tersangka,” pungkasnya.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.