Selain Gaya Hidup, Golongan Darah Tertentu Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung! – Suara.com

Top 3 Sports: Indonesia ke Final Thomas Cup, Garuda Bantai Filipina – CNN Indonesia
Juni 9, 2022
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Alat Nikuba, Siklon Tropis Karim – Tekno Tempo
Juni 9, 2022
Show all

Selain Gaya Hidup, Golongan Darah Tertentu Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung! – Suara.com

Suara.com – Beberapa faktor bisa mempengaruhi risiko seseorang mengalami serangan jantung. Faktor ririsko yang paling umum adalah pola makan, gaya hidup yang suka merokok dan konsumsi alkohol.
Selain faktor gaya hidup, ada pula kondisi kesehatan lain yang bisa mempengaruhi risiko seseorang mengalami serangan jantung, yakni diabetes.
Namun peneliti dari American Heart Association (AHA) baru-baru ini mengatakan golongan darah seseorang juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung.
Ilmuwan dari AHA mengatakan orang yang memiliki golongan darah A, B, dan AB lebih berisiko terkena serangan jantung, daripada orang golongan darah O.
Baca Juga: 6 Pilihan Buah yang Baik untuk Pasien Diabetes, Yuk Kenali!
Penelitian menunjukkan mereka dengan ketiga golongan darah ini berisiko 8 persen lebih tinggi terkena serangan jantung dan 10 persen lebih berisiko mengalami gagal jantung.
Selanjutnya, orang dengan golongan darah A atau B sebanyak 50 persen lebih berisiko mengalami trombosis vena dalam dan emboli paru, dua kondisi yang terkait dengan peningkatan risiko gagal jantung.
Selain golongan darah, kesehatan mental juga berperan dalam peningkatan risiko penyakit jantung. Hal ini menurun sebuah penelitian yang dilakukan oleh AHA.
“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan gangguan depresi besar dan kecemasan karena stres yang berkepanjangan berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular,” kata Ozlem Kireccibasi dikutip dari Express.
Risiko terkena penyakit kardiovaskular meningkat sebanding dengan tingkat keparahan depresi. Guna membuktikan teori ini, para peneliti menggunakan model tikus untuk mempelajari dampak stres kronis dan depresi.
Baca Juga: Orang dengan Varian Omicron Berisiko Terinfeksi Subvarian dalam 2 Bulan
“Temuan utama adalah bahwa stres berulang, efek fisiologis dan perilaku dari interaksi yang tidak bersahabat tampaknya mencegah perubahan menguntungkan penuh pada plak yang harus diinduksi oleh obat penurun lipid,” kata Kireccbasi.
Artinya, penelitian AHA menunjukkan kesehatan mental yang buruk dapat melawan efek obat penurun kolesterol seperti statin.
Namun, karena penelitian hanya dilakukan pada mode tikus, penelitian lebih lanjut diperlukan pada manusia untuk memastikan hubungan ini.
Dan meski telah banyak obat perangsang seks, namun obat alami tetap menjadi pili
Naik turunnya emosi ibu hamil terjadi secara alami dan sudah menjadi hal yang ha
Benjolan tersebut sempat dipencet dan menjadi menyebar.
Irfan Hakim dilarikan ke IGD gara-gara makan keripik pedas demi menyelesaikan ta
Seorang pebasker legenda NBA, Dennis Rodman mengaku pernah mengalami patah penis
Kiwil mengakui dirinya seorang maniak seks yang membuatnya bisa berhubungan seks
Untuk itu, orangtua perlu waspada apabila balita cenderung bermalas-malasan sehi
Aromaterapi tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh orang dewasa, tapi juga balita lo
Gaya hidup tidak sehat yang dijalani orangtua bisa berpengaruh terhadap pola asu
Ikuti Kami
Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda
© 2022 suara.com – All Rights Reserved.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.