Startup Teknologi Kopi Morning Raih Pendanaan Seri A Rp 73 Miliar – Katadata.co.id

Belanja Online Bakal Kena Bea Meterai Rp10 Ribu – CNN Indonesia
Juni 15, 2022
Jujur, Ringgo Agus Rahman Tak Bisa Samai Gaya Hidup Abah dalam Film Keluarga Cemara – VOI.ID
Juni 15, 2022
Show all

Startup Teknologi Kopi Morning Raih Pendanaan Seri A Rp 73 Miliar – Katadata.co.id

Perusahaan rintisan atau startup teknologi kopi (coffee-tech) Morning mengumumkan pengumpulan pendanaan putaran Seri A senilai US$ 5 juta atau sekitar Rp 73 miliar. Pendanaan yang dipimpin oleh East Ventures itu rencananya akan dimanfaatkan untuk diversifikasi produk serta ekspansi perusahaan.
Selain East Ventures, zVentures dan Wee Teng Wen dari Grup Lo & Behold turut terlibat dalam pendanaan ini. Kemudian, investor baru, P9 Capital juga ikut memberikan pendanaan.
Morning akan memanfaatkan pendanaan untuk dua bidang. Pertama, mendiversifikasi penawaran produk. Tujuannya agar menciptakan ekosistem yang lebih mendalam dan kuat bagi pecinta kopi spesial di seluruh mesin, aplikasi seluler, dan marketplace.
Kedua, memperluas kehadiran Morning secara global. Tujuannya, agar dapat meningkatkan pengalaman dalam pasar untuk pasar-pasar utama. 
Startup teknologi kopi ini didirikan oleh Leon Foo yang juga sebagai Chief Executive Officer. Morning merupakan ekosistem teknologi kopi yang menggabungkan marketplace kapsul kopi spesial dengan mesin. Kemudian, penggunanya akan mengikuti fitur penyeduhan presisi dari peralatan kopi profesional.
Sejak peluncuran resminya pada pertengahan 2021, Morning tersebut telah menjual ribuan mesin berkemampuan internet of things (IoT) di hampir 30 negara. Morning juga tumbuh dan memperluas kehadirannya ke Inggris dan berencana melanjutkan ekspansi globalnya selama 12 hingga 18 bulan ke depan. 
Inti dari pengalaman Morning adalah ekosistem IoT dengan resep yang mempengaruhi parameter minuman tertentu. Ini dapat digunakan oleh para pelanggan untuk menyeduh kopi berkualitas kafe dengan satu sentuhan tombol. 
Morning memanfaatkan teknologi untuk membawa seduhan rumahan lebih dekat ke roaster favorit mereka. Morning juga memberikan kenyamanan tanpa mengurangi kualitas. 
Saat ini, aplikasi Morning telah memiliki 1.000 resep roaster yang dikembangkan oleh komunitas yang terdiri dari 60 roaster kopi terkemuka.
Leon mengatakan, Morning tumbuh pesat memanfaatkan perkembangan budaya kopi di dunia. “Ditambah dengan permintaan yang meledak untuk solusi kopi rumahan yang lebih nyaman, didorong oleh pandemi Covid-19 dan tren kerja jarak jauh,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (14/6).

Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan, perusahaan memberikan pendanaan kepada Morning karena percaya bahwa pengalaman menikmati kopi yang baik adalah kombinasi dari biji kopi terbaik, roaster dan kemampuan untuk menyajikannya tepat waktu. Sedangkan, Morning telah mempunyai itu.
Menurutnya, investasi ini akan meningkatkan kolaborasi Asia Tenggara dan memamerkan ekosistemnya ke pasar global. “Dengan mengintegrasikan biji kopi terbaik Indonesia dan kemudahan teknologi kopi yang dirancang Singapura dan mesin Morning,” kata Willson.
Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *