Tak Ada Ruginya Teruskan Kebiasaan Cuci Tangan dan Pakai Masker – Gaya Tempo.co

KOI Ungkap Agenda Multievent Olahraga yang Diikuti Indonesia Hingga 2023 – Liputan6.com
Juni 21, 2022
Terjaring, sembilan pasangan tak resmi – ANTARA Jogja
Juni 21, 2022
Show all

Tak Ada Ruginya Teruskan Kebiasaan Cuci Tangan dan Pakai Masker – Gaya Tempo.co

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini
atau Masuk melalui
Belum Memiliki Akun Daftar di Sini
atau Daftar melalui
Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini
Konfirmasi Email
Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.
Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo
Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang
Masukan alamat email Anda, untuk mereset password
Konfirmasi Email
Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.
Apakah Anda yakin akan menghapus berita?
Jenis Kelamin
Status
TEMPO.CO, Jakarta – Pandemi Covid-19 membuat orang-orang harus beradaptasi. Mereka harus menggunakan masker dan sering melakukan cuci tangan. Meski dianggap sudah reda, perilaku ini ternyata bisa menghindarkan diri dari beberapa penyakit.
Meskipun protokol kesehatan makin longgar seiring melandainya pandemi Covid-19, namun perilaku cuci tangan dan menggunakan masker dalam berbagai kegiatan, lebih banyak manfaatnya.
Kuman bisa berada di tangan setelah seseorang menggunakan toilet, mengganti popok, atau memegang daging mentah. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), satu gram kotoran manusia seberat klip kertas bisa mengandung satu triliun kuman.
Kotoran manusia atau hewan adalah sumber penting kuman, seperti Salmonella, E. coli O157, dan norovirus. Kuman-kuman inilah yang menjadi penyebab diare dan bisa menyebarkan beberapa infeksi saluran pernapasan, seperti adenovirus dan penyakit tangan-kaki-mulut. 
Berikut adalah manfaat cuci tangan:
1. Mengurangi jumlah orang yang sakit diare sebesar 23 hingga 40 persen.
2. Mengurangi penyakit diare pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah sebesar 58 persen.
3. mengurangi penyakit pernapasan, seperti pilek, pada populasi umum sebesar 16 hingga 21 persen.
4. Mengurangi penyakit gastrointestinal pada anak sekolah sebesar 29 hingga 57 persen.
5. Melindungi satu dari lima anak kecil dengan infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia.
Manfaat Memakai Masker
Masker telah menjadi perlindungan banyak orang saat Covid-19 merebak. Ahli alergi Purvi Parikh, dalam laman Health, mengatakan masker bedah dan penutup kain bisa mengurangi penularan virus hingga 70 persen jika semua orang memakainya dengan benar di atas hidung dan mulut mereka. 
Dilansir dari Britannica, sebuah studi pada 2008 menemukan manfaat masker bedah 68 persen efektif dalam memblokir penularan SARS. Sementara masker jenis N95 yang menyaring partikel di udara memiliki efektivitas lebih dari 90 persen. Meski harus digunakan dengan benar, masker yang tidak pas bahkan bisa membantu membatasi penularan tetesan pernapasan yang dikeluarkan melalui bersin atau batuk. 
AMELIA RAHIMA SARI 
Baca: IDAI Sebut Cuci Tangan Salah Satu Pencegahan Hepatitis Akut
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.
PB IDI meminta pemerintah kembali mewajibkan tes PCR sebagai persyaratan perjalanan menyusul naiknya kasus Covid-19. Apa lagi imbauannya?
BMKG membeberkan sejumlah faktor penyebab memburuknya kualitas udara Jakarta. Konsentrasi polutan udara berada di atas ambang batas. Tidak sehat.
Jumlah pasien penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan kerusakan saraf atau neuropati meningkat karena gaya hidup sedentari.
Inggris menghadapi pemogokan kereta api terbesar dalam 30 tahun minggu ini ketika puluhan ribu staf melakukan aksi pada Selasa, Kamis, dan Sabtu
Menguap biasanya dikaitkan dengan mengantuk, bosan, dan kelelahan
Bea cukai China merilis data bahwa Korea Utara tidak lagi mengimpor masker wajah, termometer, sarung tangan karet, ventilator atau vaksin COVID-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiiaga Uno mendorong UMKM dan ekonomi kreatif terus bergeliat, makin ekspansif dan mendunia.
Imran Saleh menyarankan agar jamaah haji selalu menggunakan masker untuk mengantisipasi cuaca ekstrem
Gerakan ini merupakan strategi pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk meningkatkan pariwisata selama pandemi.
Keselamatan berkendara memerlukan perlengkapan yang prima dikenakan, tentu tidak termasuk sandal jepit seperti yang diimbau Kakorlantas Polri.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *