Terapkan Teknologi Inovasi dan SDM yang Cukup – Prokalteng

Jamaah diminta taati ketentuan Pemerintah Arab Saudi – ANTARA Jogja
Juni 14, 2022
Generasi Rapuh Finansial, Tantangan Masa Depan Ekonomi Kita – Kompas.com – Kompas.com
Juni 14, 2022
Show all

Terapkan Teknologi Inovasi dan SDM yang Cukup – Prokalteng

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor menegaskan Hari Krida Pertanian yang ke-50 tahun 2022 yang dijadikan sebagai momentum bergesernya pola pertanian tradisional menuju pertanian modern hanya sekadar slogan saja. Akan tetapi, slogan itu harus diimplementasikan dengan kegiatan usaha tani dapat menjadi petani sejahtera.
“Saya harapkan tidak cuma sekedar semboyan dan susunan kata-kata saja akan, tetapi harus diimplementasikan,” tegas Halikinnor saathadir pada peringatan Hari Krida Pertanian yang digelar di Dinas Pertanian setempat, Senin (13/6).
Dia menambahkan, di Hari Krida Pertanian ini, pertanian di Kotim tidak lagi menggunakan cara konvensional dengan pola tradisional, namun mengandalkan inovasi dan teknologi informasi sebagai pendukung produktivitas. Apabila, kata bupati hal itu diterapkan, maka petani dapat maju mandiri dan modern seperti halnya tema pada pada peringatan Hari Krida Pertanian yaitu bertani sukses dengan teknologi produksi.
Bupati berharap, momen hari Krida Pertanian sebagai momentum bergesernya pola pertanian tradisional menjadi pola pertanian mandiri, maju dan modern dimana inovasi teknologi akan menjadi panglimanya harus benar-benar diterapkan khususnya di bagi petani di Kabupaten Kotim.
Halikinnor meyakini, apabila penerapan teknologi inovasi, ditambah Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup, maka produksi pertanian akan optimal sehingga mimpi swasembada pangan akan menjadi kenyataan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Hj Sepnita mengungkapkan pihaknya akan mengajak masyarakat berumur dibawah 24-40 agar tertarik dalam kecintaan bidang pertanian. Usia tersebut, tambah Sepnita mampu menciptakan inovasi baru untuk pertanian yang lebih canggih.(sli/ans)
SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor menegaskan Hari Krida Pertanian yang ke-50 tahun 2022 yang dijadikan sebagai momentum bergesernya pola pertanian tradisional menuju pertanian modern hanya sekadar slogan saja. Akan tetapi, slogan itu harus diimplementasikan dengan kegiatan usaha tani dapat menjadi petani sejahtera.
“Saya harapkan tidak cuma sekedar semboyan dan susunan kata-kata saja akan, tetapi harus diimplementasikan,” tegas Halikinnor saathadir pada peringatan Hari Krida Pertanian yang digelar di Dinas Pertanian setempat, Senin (13/6).
Dia menambahkan, di Hari Krida Pertanian ini, pertanian di Kotim tidak lagi menggunakan cara konvensional dengan pola tradisional, namun mengandalkan inovasi dan teknologi informasi sebagai pendukung produktivitas. Apabila, kata bupati hal itu diterapkan, maka petani dapat maju mandiri dan modern seperti halnya tema pada pada peringatan Hari Krida Pertanian yaitu bertani sukses dengan teknologi produksi.
Bupati berharap, momen hari Krida Pertanian sebagai momentum bergesernya pola pertanian tradisional menjadi pola pertanian mandiri, maju dan modern dimana inovasi teknologi akan menjadi panglimanya harus benar-benar diterapkan khususnya di bagi petani di Kabupaten Kotim.
Halikinnor meyakini, apabila penerapan teknologi inovasi, ditambah Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup, maka produksi pertanian akan optimal sehingga mimpi swasembada pangan akan menjadi kenyataan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Hj Sepnita mengungkapkan pihaknya akan mengajak masyarakat berumur dibawah 24-40 agar tertarik dalam kecintaan bidang pertanian. Usia tersebut, tambah Sepnita mampu menciptakan inovasi baru untuk pertanian yang lebih canggih.(sli/ans)
Jl. Pramuka No.1 Palangka Raya
Telepon: (0536) 4263708 / 085252852006
Email: redaksikaposonline@gmail.com
Hotline Iklan: 085252852006 / 085249695126

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *