Tim LPDP Unhas Gelar Riset Adopsi Teknologi Seed Bank di Desa Kambuno Bulukumba – Matakita

Update Berita MotoGP: Honda Dianggap Tidak Ramah, Sinyal Kuat Joan Mir Berlabuh ke Ducati – Tribun Kaltim
Juni 20, 2022
Menlu Retno dukung berkebaya untuk olahraga di CFD – ANTARA Kalimantan Timur
Juni 20, 2022
Show all

Tim LPDP Unhas Gelar Riset Adopsi Teknologi Seed Bank di Desa Kambuno Bulukumba – Matakita

MataKita.co, Makassar – Tim Riset Keilmuan LPDP Universitas Hasanuddin (Unhas) Melakukan Riset Adopsi Teknologi Seed Bank di Desa Kambuno, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan dimulai pada bulan Januari sampai Agustus tahun 2022.
Tim riset keilmuan yang ketuai oleh Dr. Ir. Siti Halimah Larekeng, SP., MP., dari Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin melibatkan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Dr. Herlina Rante, S.Si., M.Si., Apt., dari Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, dan Dr. Sukmawati, SP., MP., dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Pare-Pare.
Ketua tim riset, Dr. Ir. Siti Halimah Larekeng, SP., MP. Menjelaskan bahwa menurut data Bulukumba Tanggap Covid-19 tahun 2021 sebaran covid-19 berjumlah 1.960 positif. Tentunya hal ini merugikan berbagai kalangan masyarakat, terutama dari segi ketahanan tanaman pangan dan obat disertai dengan perubahan iklim yang semakin memburuk.
“Salah satu desa yang merasakan dampak dari pandemi ini adalah Desa Kambuno, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pemanfaatan tumbuhan alam sebagai pangan dan obat tradisional telah dipraktikkan oleh masyarakat Desa Kambuno sejak dulu hingga saat ini. Pemanfaatan yang dilakukan erat kaitannya dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan dalam kehidupan keseharian. Desa Kambuno memiliki potensi untuk menghasilkan tanaman pangan dan obat yang berkualitas. Hal ini disebabkan keadaan tanah yang baik dan subur sehingga memungkinkan banyak jenis tanaman untuk tumbuh” jelas dosen Fakultas Kehutanan Unhas ini.
Siti Halimah menjelaskan, riset ini melakukan pengadopsian teknologi seed bank yang diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi dampak ketahanan pangan dan obat perubahan iklim pandemi covid-19 di Desa Kambuno.
“Setelah melakukan adaptasi dan penelusuran di Desa Kambuno, tim riset melakukan wawancara terhadap masyarakat Desa Kambuno. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data tanaman obat maupun pangan yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat desa. Disamping itu, dilakukan inventarisasi tanaman pangan dan tanaman obat untuk mendapatkan informasi mengenai sebaran tanaman obat dan pangan dari hasil wawancara” jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Kambuno mengungkapkan bahwa program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kambuno, hal ini terlihat dari adanya hasil tim riset kehutanan Universitas Hasanuddin dengan mengadakan pembuatan buku yang memberikan informasi mengenai tanaman pangan dan obat yang terdapat di Desa Kambuno serta manfaatnya, disertai dengan pembuatan deplot sebagai hasil akhir dari penelitian.
Seperti di ketahui, Kegiatan riset masih akan berlanjut dengan tahap selanjutnya adalah kegiatan sosialisasi pembuatan demplot sebagai hasil akhir riset.

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.